Home / Sumatera Utara

BAMBANG Soesatyo, Ketua MPR-RI Laksanakan Kunjungan Kerja di Taput
Penulis: PH Sitompul | Sabtu, 08 Pebruari 2020 | 20:15 WIB Dibaca: 143 kali

Kunker Sosialisasi Empat Pilar Ke Taputandatangani Pendirian Universitas Negeri di Tapuerima Cinderamata Jaket Bomber Ulos Batak Pewarna Alamelantik Dewan Pengurus Cabang Komite Masyarakat Danau Toba, Kabupaten Tapanuli Utara.

•Dukung Pembentukan Protap

 


Tarutung, Riaubangkit.com. – Ketua MPR RI, Bambang Soesatyo, SE.MBA., (Bamsoet) mengunjungi Tarutung,Ibukota Kabupaten Tapanuli Utara (Taput), untuk mensosialisasikan Empat Pilar, bertempat di Gedung berkharismatik “Sopo Partungkoan” oleh tokoh masyarakat Taput menyerahkan seperangkat pakaian adat. Tarutung, Jumat (7/2).

Kunjungan Ketua MPR RI ini disambut oleh Bupati Taput, Drs Nikson Nababan Msi., Ketua DPRD Poltak Pakpahan beserta unsur Muspida Taput di Bandar Udara Internasional Sisingamangaraja Silangit. Bupati menyampaikan ungkapan terimakasihnya kepada Bambang Soesatyo dan berharap kunjungan itu akan mempercepat pembangunan di Taput. Ketua MPR RI tampak senang ketika memakai jaket yang diberikan Ketua Dekranasda Taput Satika Simamora di Rumah Dinas Bupati Taput.

Sebelumnya, Ketua MPR RI Bamsoet melakukan penerbangan dari Jakarta (Halim Perdana Kusuma) ke Tarutung (Silangit) dengan menumpangi Pesawat Charter bersama rombongannya.

Selanjutnya, rombongan menuju perjalanan darat dari Bandara Silangit ke Obyek Wisata Danau Toba Hutaginjang Kecamatan Muara dan menuju Rumah Dinas Bupati Taput.

Kemudian, rombongan mengadakan Sosialisasi 4 Pilar MPR RI serta melantik Dewan Pengurus Cabang Komite Masyarakat Danau Toba, Kabupaten Tapanuli Utara.

Kunjungan kerja Ketua MPR ke Kabupaten Taput disambut Bupati Taput Nikson dan Ketua DPRD Poltak Pakpahan di Bandar Udara Internasional Sisimangaraja Silangit, Jumat (7/2/2020).

Lalu rombongan Ketua MPR Bambang dibawa ke lokasi Wisata Hutaginjang Muara.

Selanjutnya mengadakan Sosialisasi 4 Pilar MPR RI serta melantik Dewan Pegurus Cabang Komite Masyarakat Danau Toba, Kabupaten Taput. 

"Saat ini ada tiga hal strategis dalam mempercepat pembangunan di Tapanuli Raya. Pertama adalah, pembangunan jalan tol dari Danau Toba hingga Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng), sehingga wisatawan mudah menuju Pulau Nias. Membuka dan membangun jalan menuju kawasan Sei Mangke yang dekat dengan Kecamatan Garoga, kemudian pendirian Universitas Negeri Tapanuli Raya," ucap Bupati dalam kata sambutannya.

Dikatakan Bupati, potensi di Tapanuli Raya untuk menyumbang kepada Negara, untuk bisa berdikari dan mandiri, itu cukup besar. Dengan adanya Universitas Negeri Tapanuli Raya, kelak akan melahirkan pemimpin di NKRI ini.

“Saya Ketua MPR-RI dengan ini menyatakan dukungan atas pendirian Universitas Negeri di Tapanuli sebagai upaya untuk meningkatkan akses pendidikan tinggi dan kualitas sumber daya manusia dalam percepatan pembangunan di Kawasan Danau Toba dan sekitarnya,” ujar Ketua MPR-RI Bambang Soesatyo.

Dalam paparannya, Ketua MPR-RI menjelaskan Empat Pilar adalah Pancasila sebagai Dasar dan Ideologi Negara, UUD 1945 sebagai konstitusi Negara, Bhinneka Tunggal Ika sebagai simbol negara serta Tap.MPR tentang NKRI sebagai bentuk negara.  

Dilanjutkannya, Indonesia ini adalah milik semua masyarakat. Semangat yang dikobarkan hari ini harus tetap 

dijaga dan dirawat dengan semangat kesatuan dan persatuan. Perlu diketahui sosialisasi Empat Pilar memiliki makna multidimensi dan bukan sekedar kewajiban MPR-RI untuk melaksanakannya.

Sosialisasi ini dihadiri oleh Ketua DPRD Taput, Poltak Pakpahan, Forkopimda/mewakili, Ketua TP PKK Taput Ny Satika Nikson Nababan, Pejabat Pemkab Taput, Para Kepala Desa, Para Tokoh (Agama, Masyarakat), organisasi Kemasyarakatan dan Pemuda serta Pengurus Komite Masyarakat Danau Toba.

Politisi Partai Golkar ini didampingi Bupati Tapanuli Utara terlihat menyimak kata demi kata yang disampaikan para tokoh masayarakat daerah usai penyematan seperangkat pakaian Adat Batak.

“Saya setuju pendirian Universitas Negeri di Tapanuli Raya. Saya sudah melihat secara langsung potensi Danau Toba. Saya sudah diajak Bupati berkeliling melihat potensi-potensi itu. Pendirian Universitas Negeri di Tapanuli Raya merupakan salah satu solusi untuk kemajuan wisata Danau Toba sebagai destinasi dunia dan demi kemajuan masyarakat Tapanuli Raya,” ujar Bamsoet dalam rangkaian sosialisasi empat pilar digedung Sopo Partukkoan Tarutung, Tapanuli Utara.

Bamsoet mengungkapkan sudah berdiskusi dan meminta kepada Menteri Agama akan menggeser status Institut Agama Kristen Negeri (IAKN) menjadi Universitas Negeri di Tapanuli Raya.

“Akan dialih fungsikan statusnya menjadi Universitas Negeri. Saya juga minta agar tokoh-tokoh Batak yang bisa memajukan bangsa ini agar diminta buah pikirannya,” tegasnya.

“ Kita mendorong tokoh Batak untuk membujuk Presiden agar secepatnya menandatangani pendirian Universitas Negeri itu untuk kemajuan daerah tapanuli dan menambahkan potensi yang dimiliki Tapanuli Utara dan daerah lainnya yang ada di lingkar Danau Toba sangat mendukung pendirian Universitas Negeri itu,” pinta Bamsoet lagi.

“Kebahagiaan saya akan saya sampaikan kepada rekan-rekan dan keluarga, bahwa ada satu daetah di Sumatera Utara yaitu Tapanuli Utara memiliki potensi yang perlu dikembangkan untuk kemajuan negara ini. Terima kasih telah diberikan pakaian adat dengan acara adat batak yang begitu kental. Ini pertama kali dan sungguh suatu yang luar biasa,”  ujarnya.

Mewakili masyarakat, Ketua DPRD Taput Poltak Pakpahan mengapresiasi kunjungan Bamsoet dengan ekpektasi kehadiranya akan membawa berkah ke Tapanuli Utara dengan .

Berdirinya Universitas Tapanuli Raya:“Masyarakat Tapanuli Utara sudah sangat merindukan akan berdirinya universitas negeri. “Jika bapak ikut mendukung, mungkin pendirian Universitas Negeri Tapanuli Raya akan semakin cepat realisasinya,” kata Poltak.

Bupati Tapanuli Utara Drs Nikson Nababan menyampaikan dua hal strategis. Pertama pendirian universitas negeri. “Di perjalanan dari Bandara Silangit ke Tarutung ini, saya sudah memaparkan secara panjang lebar akan cita-cita kita bersama untuk mendirikan Universitas Tapanuli Raya,” kata Nikson.

Universitas Tapanuli Raya menjadi slah satu solusi agar wilayah Tapanuli Raya ini bisa bergerak.”Tinggal keputusan dari pusat yang kami tunggu,” ucap bupati kepada Bambang Soesatyo. Ia juga mempresentasikan, berdirinya Universitas Negeri Tapanuli Raya akan ikut mencetak pemimpin-pemimpin nasionalis.

Memotong Jalur Dagang: Komoditi pertanian rakyat, sambung Nikson Nababan, memang selama kurang ini aksesbilitas pemasaran. “Kalau lewat Belawan memang sangat jauh. Kalau lewat Pelabuhan Sibolga tentu juga sangat jauh. Harus berkeliling jika hendak menuju jalur dagang dan pelayaran strategis Selat Malaka,” kata bupati.

“Dengan fakta itu, maka kita juga mengikuti langkah Bapak Presiden Jokowi yang telah menetapkan Kawasan Ekonomi Khusus Sei Mangke. Peluang dan semangatnya, kalau kita membuka jalur jalan ke Sei Mangke lewat Garoga, akan sangat strategis. Karena sudah dekat dengan wilayah Kecamatam Garoga,” imbuh dia.

“Maka kami sangat membutuhkan gelontoran dana pusat untuk membangun jalan menuju kawasan Sei Mangke,” sebutnya. Jika jalur ini dibuka, sebut bupati, maka akan memotong jalur dan menutunkan cost distribusi pemasaran.

Danau Toba Magnitude Dunia: Bambang Soesatyo pada kesempatan tersebut menyebut, kalau yang mengatakan pembangunan Danau Toba lamban sebenarnya tidak benar. Menurutnya, ada saja dana pembangunan yang bisa digeser untuk mewujudkan kawasan itu menjadi destinasi wisata berkelas dunia.

“Pemerintah sudah membuka peluang sangat besar ke arah sara. Danau Toba yang menjadi magnitude pariwisata dunia harus benar-benar dimanfaatkan,” tandas Bamsoet.

Tantangannya, kata dia, bagaimana menjual potensi wisata dengann sebaik-baiknya. Tetapi politisi Golkar ini kembali mengutarakan, keadaan itu juga tidak akan mengesampingkan ketersediaan infrastruktur memadai. “Danau Toba tidak kalah dengan destinasi lainya di belahan dunia mana pun,” kata Bamsoet.

Provinsi Tapanuli dan IAKN: Terkait pembentukan Provinsi Tapanuli, mengatakan, mudah-mudahan saja ketika moratorium dan kondisi bangsa sudah mulai tenang mengatur keuangannya, akan dipikirkan. “Mulailah kita berpikir untuk mendesain wilayah Indonesia dengan cara-cara yang lebih masif. Termasuk pemekaran provinsi,” kata Bamsoet.

Bamsoet juga menyinggung soal Institut Agama Kristen Negeri (IAKN). “Kita (pemerintah pusat-red) sedang mempertimbangkan menggeser IAKN menjadi Universitas Negeri Tapanuli Utara,” katanya.

Di akhir sambutanya Bamsoet juga mengakui ada beberapa Tokoh Batak seperti Luhut Panjaitan dan Sukur Nababan yang punya pengaruh memajukan daerah Taput.

Tak lupa Bamsoet mangaku, bahwa dirinya merasa senang dengan pemberian pakaian Adat Batak Toba dan mengucapkan terimakasih. “Saya ingin membagikan kebahagian saya hari ini. Bahwa ada satu daerah memiliki potensi luar biasa untuk kemajuan bangsa,” ungkapnya.

Sosialisasi 4 Pilar:Pada Sosialisasi 4 Pilar yang dihadiri masyarakat Tapanuli Utara dan para kepala desa, Ketua MPR RI Bambang Soesatyo mengingatkan bahwa Indonesia bukan negara agama. “Indonesia ini milik kita semua,” katanya.

“Mari, semangat yang kita kobarkan hari ini tetap dijaga dan dirawat dengan semangat kesatuan dan persatuan. Harap diingat kegiatan Sosialisasi 4 Pilar memiliki makna multidimensi. Bukan sekadar kewajian MPR RI untuk melaksanakanya,” tandas Bamsoet.

“Acara hari ini menegaskan bahwa kita berbeda tetapi kita tetap sama. Tidak ada kata kami. Tetapi kata kita,” serunya mengakhiri. (Polim/Ridwan)

[ Kembali ]
Berita Terkait
Sabtu, 28 Maret 2020 | 08:26 WIB
Teleconference dengan Pangdam I/BB, Kasad: Cegah Covid-19, Laksanakan Werving Seaman Mungkin
Jumat, 27 Maret 2020 | 09:33 WIB
Untuk bantu percepatan penanganan Covid 19 TNI AD Distribusikan Materiil Kesehatan ke Wilayah Kodam I/BB
Kamis, 26 Maret 2020 | 08:53 WIB
Pangdam I/BB Bertindak Sebagai Pangkogasgabpad Pimpin Rapat Kesiapan Percepatan Penanganan Covid 19 RS. Khusus Pulau Galang Batam
Kamis, 26 Maret 2020 | 08:45 WIB
Pangdam I/BB Dampingi Panglima TNI dan Kapolri Tinjau RS Khusus di Pulau Galang Batam
Rabu, 25 Maret 2020 | 08:59 WIB
Pangdam I/ BB : Kodam I/BB Tingkatkan Antisipasi Penyebaran Covid - 19 Secara Berlanjut
Rabu, 25 Maret 2020 | 08:50 WIB
Kapendam I/ BB : Janji Bisa Masukkan Akmil Mayor Gadungan Diamankan Kodim 0201/BS
Selasa, 24 Maret 2020 | 17:25 WIB
Polres Humbahas Deklarasi Pencanangan Pembangunan Zona Integritas Menuju WBK dan WBBM
Selasa, 24 Maret 2020 | 07:29 WIB
Kapendam I/BB: Pembangunan Jalan TMMD di Sijunjung Wujud Jati Diri TNI Sebagai Tentara Pejuang dan Tentara Rakyat
Selasa, 24 Maret 2020 | 07:24 WIB
Pangdam I/BB : Responsif Antipasi penyebaran Covid- 19 dilakukan pemeriksaan Rutinitas masuk Makodam
Selasa, 24 Maret 2020 | 06:37 WIB
Satserse Narkoba Polres Humbahas Amankan Terdiduga Tindak Pidana Narkotika Shabu
 
Indeks Berita | Indeks Foto | Indeks Terpopuler | Redaksi
2015 All Rights Reserved | Riau Bangkit