Home / Sumatera Utara

Ayo Bantu Tapteng Menangis, Jalur ke Humbahas Putus Total, 7 Desa Terendam.
Penulis: Drs PH Sitompul | Kamis, 30 Januari 2020 | 09:30 WIB Dibaca: 459 kali


Tapteng, RBC – Saat ini masyarakat Kabupaten (Kab.) Tapanuli Tengah (Tapteng) khususnya di Kecamatan (Kec.) Barus dan Kec. Andam Dewi sangat mengharapkan bantuan dan dukungan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprovsu) pasalnya kedua Kecamatan tersebut saat ini sedang dilanda banjir sehingga memutuskan jalur jalan Provinsi menuju Kec. Pakkat Kab.Humbang Hasundutan (Humbahas) Provinsi Sumatera Utara (28/1).

Banjir yang melanda Kec. Barus dan Kec. Andam Dewi, Selasa (28/1) malam, selain menewaskan beberapa warga, juga merendam sedikitnya tujuh desa. 

“Sangat sulit dilalui. Saat ini tim SAR gabungan sudah berada di lokasi,” kata Camat Andam Dewi, Demsi Limbong, Rabu (29/1).

Disampaikan Demsi pula bahwa jalan provinsi yang mengalami putus total berada di Desa Bonan Dolok, Kec. Andam Dewi, Tapteng, arah Pakkat, Kab. Humbahas.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tapteng, Safaruddin Ananda Nasution mengatakan, bencana banjir mengakibatkan sedikitnya empat korban jiwa. Ada yang tertimbun tanah longsor, dan ada pula yang hanyut. Sedangkan yang mengalami luka-luka ada puluhan jumlahnya. Sementara itu, ratusan warga terpaksa mengungsi.

Disampaikan pula bahwa salah seorang korban tewas bermarga Pane yang tertimbun longsor dan sudah dievakuasi.

Adapun korban lainnya, Bismar Marpaung, warga Desa Sijungkang, Kec. Andam Dewi. Disampaikan pula Bismar yang merupakan Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tapteng dilaporkan tertimbun longsor dan ditemukan dalam keadaan meninggal dunia.

Dua (2) korban lagi merupakan pasangan suami istri (pasutri) Aswir Tanjung dan Idwarnisyah, yang merupakan orangtua anggota DPRD Tapteng Melvan Tanjung itu sebelumnya terseret arus banjir saat berada di dalam mobil. Jenazah keduanya ditemukan terpisah di waktu yang berbeda.

Masih kata Safaruddin, banjir terjadi akibat intensitas hujan yang tinggi.

Banjir dengan tinggi muka air sekitar 2-2,5 meter tersebut merendam tujuh desa/kelurahan di Kecamatan Barus. Ketujuh desa/kelurahan tersebut, yaitu Desa Kampung Mudik, Desa Pasar Terandam, Desa Bungo Tanjung, Desa Kinali, Desa Ujung Batu, Kelurahan Batu Gerigis, dan Kelurahan Padang Masiang. Data sementara, ada sekitar 700 kepala keluarga (KK) terdampak banjir.

Safaruddin menambahkan, tim telah melakukan evakuasi warga ke posko pengungsian BPBD Tapteng dibantu unsur terkait seperti Dinas Sosial, Dinas Kesehatan, dan Basarnas. (Polim/Ridwan)

[ Kembali ]
Berita Terkait
Sabtu, 28 Maret 2020 | 08:26 WIB
Teleconference dengan Pangdam I/BB, Kasad: Cegah Covid-19, Laksanakan Werving Seaman Mungkin
Jumat, 27 Maret 2020 | 09:33 WIB
Untuk bantu percepatan penanganan Covid 19 TNI AD Distribusikan Materiil Kesehatan ke Wilayah Kodam I/BB
Kamis, 26 Maret 2020 | 08:53 WIB
Pangdam I/BB Bertindak Sebagai Pangkogasgabpad Pimpin Rapat Kesiapan Percepatan Penanganan Covid 19 RS. Khusus Pulau Galang Batam
Kamis, 26 Maret 2020 | 08:45 WIB
Pangdam I/BB Dampingi Panglima TNI dan Kapolri Tinjau RS Khusus di Pulau Galang Batam
Rabu, 25 Maret 2020 | 08:59 WIB
Pangdam I/ BB : Kodam I/BB Tingkatkan Antisipasi Penyebaran Covid - 19 Secara Berlanjut
Rabu, 25 Maret 2020 | 08:50 WIB
Kapendam I/ BB : Janji Bisa Masukkan Akmil Mayor Gadungan Diamankan Kodim 0201/BS
Selasa, 24 Maret 2020 | 17:25 WIB
Polres Humbahas Deklarasi Pencanangan Pembangunan Zona Integritas Menuju WBK dan WBBM
Selasa, 24 Maret 2020 | 07:29 WIB
Kapendam I/BB: Pembangunan Jalan TMMD di Sijunjung Wujud Jati Diri TNI Sebagai Tentara Pejuang dan Tentara Rakyat
Selasa, 24 Maret 2020 | 07:24 WIB
Pangdam I/BB : Responsif Antipasi penyebaran Covid- 19 dilakukan pemeriksaan Rutinitas masuk Makodam
Selasa, 24 Maret 2020 | 06:37 WIB
Satserse Narkoba Polres Humbahas Amankan Terdiduga Tindak Pidana Narkotika Shabu
 
Indeks Berita | Indeks Foto | Indeks Terpopuler | Redaksi
2015 All Rights Reserved | Riau Bangkit