Home / Bengkalis

Kades Kembung Luar Nilai Tudingan-tudingan Warga ke Dirinya Salah Kaprah
Penulis: Redaksi riaubangkit.com | Kamis, 18 Juli 2019 | 22:07 WIB Dibaca: 343 kali

Kades Kembung Luar Muhammad Ali, saat diwawancarai sejumlah awak media.


Bantan, RBC- Kepala Desa (Kades) Kembung Luar Muhammad Ali, menilai tudingan-tudingan yang ditujukan kepada dirinya oleh warga tentang dugaan penyalahgunaan alokasi dana desa (ADD) dan kebijakan merupakan salah kaprah.

“Apa yang ditudingkan kepada saya terkait ADD Silpa masuk kantong pribadi, dan semena-mena mengambil kebijakan dalam melaksanakan tugas tidak sesuai fakta yang terjadi, dan hanya berlandaskan prasangka semata”, kata M Ali Kades Kembung Luar, Kecamatan Bantan Kabupaten Bengkalis Riau, kepada media riaubangkit.com baru-baru ini.

Soal ADD Silpa tahun 2018 lalu, diakuinya memang sudah melakukan pencairan Rp104.797.100 pada 27 Mei 2019. Namun beberapa hari kemudian dana tersebut dikembalikan lagi ke kas desa, karena seorang perangkat desa yang menjabat Kepala Urusan (Kaur) keuangan dan Kaur perencanaan masih dalam proses penjaringan atau belum definitif.

Untuk melaksanakan kegiatan desa, posisi Kaur keuangan dan Kaur perencanaan terangnya harus berstatus definitif, sehingga dana yang dicairkan dapat direalisasikan untuk kegiatan desa. Tetapi karena posisi kedua Kaur kosong, maka dana Silpa dikembalikan ke kas desa.

Menanggapi tudingan kebijakan semena-mena sebagai pemimpin desa untuk menjaring perangkat desa juga dinyatakannya tidak benar. Karena dalam penjaringan perangkat desa sudah dilakukan tahapan seleksi sesuai prosedur.

M Ali menyatakan, Kaur keuangan Desa Kembung Luar kini dijabat oleh Siti Sayyidatur Rahmah yang sudah dilantik sebelumnya. Siti dilantik karena telah melengkapi persyaratan-persyaratan administrasi pencalonan dalam penjaringan atau tahapan seleksi.

Sedangkan Kaur perencanaan masih dalam posisi kosong, karena calon Kaur bernama Khairul Anuar belum memenuhi persyaratan administrasi, berupa ijazah SMA terakhir yang sampai saat ini belum juga dilampirkan.

Saat ini pihaknya juga sedang menunggu rekom dari Kecamatan Bantan untuk melakukan penjaringan kembali terhadap jabatan Kaur perencanaan, karena atasnama Khairul Anuar yang diloloskan panitia seleksi telah gugur secara otomatis, disebabkan yang bersangkutan memang tidak lengkap administrasi pencalonan.

“Seharusnya panitia sendiri yang menggugurkan calon Kaur tersebut. Tapi faktanya di lapangan, malah diloloskan oleh panitia dengan mengalahkan 8 calon lainnya. Sedangkan persyaratannya tidak lengkap. Bahkan pernah saya tanya ke panitia seleksi kenapa bisa diloloskan, panitia hanya respon diam saja”, ujar M Ali.

Kades Kembung Luar juga menyanggah tentang pemecatan 6 anggota Perlindungan Masyarakat (Linmas) secara sepihak dan serentak. Pihaknya mengaku hanya melakukan pemecatan terhadap 2 orang dari 10 anggota Linmas. Hal itu karena 2 Linmas terbukti tidak disiplin.

Kades menceritakan beberapa hari setelahnya, Ketua Linmas bernama Majelis kemudian datang ke kantor desa dengan menyerahkan semua atribut Linmas dan menyatakan dirinya bersama anggota mengundurkan diri dari jabatan.

“Saat itu kita belum terima atas pernyataan pengunduran diri dari Ketua Linmas tersebut sampai menunggu pada hari-hari berikutnya. Setelah ditunggu-tunggu sampai 1 minggu hanya 4 anggota yang datang, sehingga dengan kekurangan 6 anggota ini maka kita terpaksa angkat kembali anggota Linmas dari orang-orang baru”, jelas Kades Kembung Luar M Ali.

Berbagai tudingan kepada dirinya oleh warga bernama M Taufik Ali dinilai salah kaprah. M Taufik terangnya merupakan kandidat yang dulu pernah bertarung dengannya dalam pemilihan kades lalu. Justru tudingan tersebut sudah mengarah terhadap pencemaran nama baik pribadi, kepala desa, dan pencemaran Pemerintahan Desa Kembung Luar.

Kedepan, M Ali menghimbau warga agar duduk bersama di kantor desa membahas persoalan apabila terdapat hal-hal yang belum jelas dalam kebijakan di pemerintahan desa. Karena apabila hanya menduga-duga tanpa memilki data benar, akan menimbulkan fitnah di kalangan masyarakat itu sendiri.*red

 

  • Pewarta: Effendi Basri
  • Editor: Hendra Ambarita
[ Kembali ]
Berita Terkait
Rabu, 25 Maret 2020 | 17:50 WIB
Cegah Covid-19, Demokrat Bengkalis Lakukan Penyemprotan Desinfektan Dimesjid dan bagikan handsanitizer ke Pedagang
Kamis, 12 Maret 2020 | 04:33 WIB
TANAMAN SEBELUMNYA TUMBUH TAK BAIK
Kamis, 27 Pebruari 2020 | 09:11 WIB
Ketua PWNU Riau Hadiri KUII VII di Bangka Belitung
Senin, 24 Pebruari 2020 | 07:38 WIB
MTS NEGRI BENGKALIS MANFAATKAN MINGGU NGUNJUNGI ISTANA SIAK.
Senin, 17 Pebruari 2020 | 21:03 WIB
sosialisasi rencana PEMBENTUKAN BUMPr
Petani Sawit Kuansing Segera Dirikan Badan Usaha Milik Petani
Senin, 03 Pebruari 2020 | 16:34 WIB
*Kecelakaan Kerja
Tersiram Minyak Panas, Karyawan Pertamina RU II Sungai Pakning Alami Luka Bakar
Kamis, 30 Januari 2020 | 07:58 WIB
Wamenhan Singapura akan Kunjungi Riau
Senin, 20 Januari 2020 | 22:15 WIB
Pesan Pemkab Bengkalis saat Pisah Sambut Kepala Kantor Imigrasi Kelas II TPI Bengkalis
Rabu, 11 Desember 2019 | 14:53 WIB
Sosialisasi dan Penyuluhan Vasektomi Bagi kaum Pria
Selasa, 20 Agustus 2019 | 04:32 WIB
Saat Kunjungan, Ajukan Surat ke Menteri Pariwisata Republik Indonesia,
Bupati Ajak Masyarakat Bengkalis Doakan Pulau Rupat Jadi KEK
 
Indeks Berita | Indeks Foto | Indeks Terpopuler | Redaksi
2015 All Rights Reserved | Riau Bangkit