Redaksi | Pedoman Media Siber | Disclamair | Kontak
Wah..... Diduga Selama 6 Tahun Kilang Sagu Dimeranti Kantongi Izin Kadarluarsa.

Admin
Senin, 10 Jun 2019 12:00 WIB | dilihat: 113 kali
Foto:

Keterangan Foto:

Dokumen Izin Kadarluarsa Yang digunakan Pemilik Kilang sagu

Selama Melakukan Aktifitas Berorasi



Meranti Riaubangkit.Com- Embu Alias Ahwai pemilik Usaha Kilang Sagu yang beroprasi di Sungai Makam Desa Tanjung Kecamatan Tebing Tinggi Barat Kabupaten Meranti, diduga menggunakan Dokumen Izin Usaha dan Izin Lainnya yang  sudah kadarluarsa, serta melakukan penggelapan Pajak selama 6 (Enam) Tahun. 
 
Dari hasil Penelusuran Investigasi media ini dilapangan ditemui beberapa Dokumen Izin yang digunakan Kilang sagu Milik Embu alias Ahwai yaitu SITU,  SIUP,  TDP dan TDI yang masa berlakunya tahun 2013 dan 2014 lalu, dan diketahui Hingg saat ini belum mengkantongi Legalitas Dokumen Izin yang aktif untuk menjalankan Aktifitas Produksi kilang sagu tersebut. 
 
Menyikapi hal itu, berdasarkan Informasi yang dihimpun media ini, salah satu pengurus Kilang Sagu tersebut bernam "Tjuan An" ketika ditanya Dokumen Izin Usaha mengakui Dokumen Izin Usaha Kilang Sagu Tersebut masih dalam pengurusan. 
 
"Iya betul,  itu izin dan surat surat lainnya masih diurus diperizinan,  kalo mau lebih jelas silakan tanya sama pak AHAH Koprasi Harmonis, karna mereka yang ngurus." Jelas "Tjuan an" Saat dihubungi Via Tlpn 08-06-2019 pagi. 
 
Seperti diketahui dalam pasal 32 UU-WDP pengusaha dengan sengaja atau kelalaiannya tidak memenuhi kewajiban UU-WDP diancam pidana penjara selama-lamanya tiga bulan kurungan atau denda Rp 3 juta. Kedua, sanksi akibat melanggar pasal 33 UU-WDP karena pengusaha melakukan atau menyuruh melakukan pendaftaran secara keliru atau tidak lengkap dalam memenuhi kewajiban UU-WDP. Ancaman hukumannya tiga bulan kurungan atau denda Rp 1,5 juta. Hukuman lainnya terkait pelanggaran pasal 34 UU-WDP karena pengusaha tidak memenuhi kewajiban menghadap atau menolak menyerahkan serta mengajukan persyaratan dan keterangan lain untuk pendaftaran perusahaan. Ancam pidananya penjara selama-lamanya dua bulan atau denda setinggi-tingginya Rp 1 juta.
 
Selain itu, ketika disinggung tentang pajak Reklame dan pendapatan dari hasil produksi selama 6 tahun terhitung berakhir masa berlaku Dokumen yang dikantongi dan diketahui Saat ini baru mau mengurus Izin, "Tjuan an" mengarahkan Kepad Koprasi Harmonis. 
"Silahkan tanya saja lagi sama pihak koprasi harmonis, atau dengan Pak AHAN selaku Pegawai di Koprasi tesebut.
 
Selain Itu Pemilik Kilang Sagu sampai saat ini Tidak Bisa memberikan keterangan saat hingga Berita ini diterbitkan.*** (Red/Drm).
 
 


Rekomendasi untuk Anda


Connect With Us





Copyright © 2015 riaubangkit
All right reserved