Redaksi | Pedoman Media Siber | Disclamair | Kontak
Wakil Bupati Meranti Bersama Wakapolda Riau Melakukan Peletakan Batu Pertama Pembangunan Mapolres Meranti.

admin
Senin, 30 Jul 2018 12:00 WIB | dilihat: 339 kali
Foto:

Wakil Bupati Meranti Bersama Wakapolda Riau

Melakukan Peletakan Batu Pertama Pembangunan Mapolres Meranti.



Meranti Riaubangkit.com- Wakil Bupati Kepulauan Meranti H. Said Hasyim bersama Wakapolda Riau Brigjendpol. H.E. Permadi MH, melakukan peletakan batu pertama pembangunan Mapolres Kepulauan Meranti, peletakan batu pertama pembangunan kantor ber level Kabupaten itu dipusatkan di Desa Gogok Darusalam, Kecamatan Tebing Tinggi Barat, Senin (30/7/2018).
 
Turut hadir dalam kegiatan itu, Ketua DPRD Meranti Fauzi Hasan SE, Wakil Ketua DPRD Taufikurahman, Sekretaris Daerah Meranti H.  Yulian Norwis SE MM, Kapolres Meranti AKBP.  La Ode Proyek,  Kajari Meranti Budi Rahardjo SH MH, Kepala Imigrasi Selatpanjang Darwanto,  Pabung Kodim Bengkalis, Kepala Bea Cukai Meranti, Ketua MUI Meranti H. Mustafa, Perwakilan Perbankan dan Swasta, serta Jajaran Pejabat Eselon II dan III Dilingkungan Pemkab. Meranti, Aparat Perwira Polres Meranti dan Tokoh Masyarakat/Adat dan lainnya. 
 
Selain itu turut mendampingi Wakapolda Riau juga diikuti beberapa Pejabat Utama diantaranya Kabid Propam Polda Riau Kombespol Agus,  Kabid Humas Kombespol Karto,  Irwasda Kombespol Suwarno,  Dansat Brimob Kombespol Kamaruddin, Karo Sarpras Kombespol Revianto. 
 
Pada kesempatan itu Kapolres Meranti AKBP.  La Ode Proyek dalam sambutannya mengatakan, pembangunan Mapolres Kepulauan Meranti sangat strategis dan sudah dinanti sejak lama, namun meski sudah 4 kali ganti Kapolres, baru kali ini pembangunan kantor pertama berlevel Kabupaten itu terwujud.
 
"Sudah 4 Kapolres berganti baru kali ini terwujud, saat ini personil di Mapolres sudah berjumlah 389 orang, yang tersebar di 5 Polsek dimana per Polsek berjumlah 25 personil yang memiliki wilayah kerja di 102 Desa dan 9 Kecamatan Se-Kabupaten Kepulauan Meranti," jelas Kapolres.
 
Selanjutnya, Kapolres Meranti AKBP. La Ode Proyek, memaparkan soal rencana kontruksi Mapolres yang dibangun dilahan hibah Pemda Meranti seluas 5 Ha tersebut.
 
Panjang Mapolres 250 Meter Persegi dengan Lebar 200 Meter Persegi. Bangunan itu bertype 1800 atau bertingkat dua. Menurut rencana untuk tahap pertama pembangunan Mapolres lengkap dengan Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT), Lapangan Mapolres dan Masjid.
 
Kedepan akan dilanjutkan dengan pembangunan Perumahan Pejabat Polres, Mes Sabhara lengkap dengan lapangan tembak. menurut rencananya juga pembangunan Mapolres Meranti yang diperkirakan akan menyedot dana 16 Miliar Rupiah itu, akan dituntaskan selama lima setengah bulan, atau 18 Desember 2018 mendatang.
 
Dikesempatan itu juga Wakil Bupati Meranti H. Said Hasyim, mengawali sambutannya dengan mengucapkan selamat datang dan terima kasih kepada Wakapolda Riau dan jajaran yang telah mendukung Pemda Meranti menjaga Kamtibmas dan memberikan pelayanan kepada masyarakat.
 
Dikatakan Wakil Bupati, Pemkab. Meranti sangat menginginkan Mapolres Kepulauan Meranti segera dibangun, namun untuk mewujudkannya tidak cukup hanya sekedar keinginan tapi harus didukung dengan ketersediaan anggaran. Seperti diketahui saat ini Kebupaten Meranti telah berusia 9 tahun, namun masih tertinggal dengan tingkat kemiskinan cukup tinggi 28 persen.
 
"Kebijakan yang diambil Pemda lebih mendahulukan pembangunan Infrastruktur meski sudah berhasil menekan angka kemiskinan dan 43 persen ke 28 persen, namun masih belum mampu membuka isolasi," akunya.
 
Untuk membuka isolasi, Penghubung antara Kabupaten Meranti dengan Pulau Sumatera telah dibangun RoRo yang siap difungsikan, kendala saat ini belum tersedianya infrastruktur jalan.
 
"Sejak 5 tahun lalu kami mengupayakan pembangunan jalan akses di Kampung Balak namun belum dapat difungsikan karena terus amblas, sudah miliaran rupiah dihabiskan," jelas Wabup.
 
Kedepan tambah Wakil Bupati,  berdasarkan hasil kesepakatan dengan Pemerintah Provinsi, pembangunna jalan akses menuju RoRo akan dipindah dari lokasi semula di Kampung Balak dengan pemindahan lokasi itu pembangunan dapat berjalan dan isolasi daerah bisa terbuka.
 
Dalam upaya membuka isolasi daerah Pemkab. Meranti terus berupaya mengejar dana APBN yang masih mengendap ditingkat pusat. Sebagai daerah yang masuk kawasan strategis Nasional dan merupakan beranda terdepan Indonesia Meranti harusnya mendapat porsi lebih dibanding daerah lainnya di Indonesia.
 
Seperti diketahui Meranti terletak di Selat Malaka dan merupakan beranda terdepan Indonesia, berhadapan langsung dengan Selat Malaka dan Negara Tetangga Singapura, Semenanjung Malaysia. 
 
"Setiap hari kapal yang lalu lalang di Selat Malaka sebanyak 300-500 Kapal, sebagai beranda terdepan di Indonesia, Kabupaten Meranti harusnya mendapat perhatian lebih dari pemerintah pusat," ucap Wabup.
 
Selain itu dihadapan seluruh tamu yang hadir, Wakil Bupati Meranti H. Said Hasyim juga mengungkapkan rasa bangganya kepada jajaran Polda Riau yang telah mendukung Kepulauan Meranti dalam menjaga Kamtibmas. Satu hal yang perlu mendapat perhatian serius adalah masalah peredaran Narkoba yang semakin marak, kalo untuk toleransi beragama diakui Wabup tidak ada masalah. Ia berharap dengan dibangunya Mapolres Meranti itu dapat lebih meningkatkan kinerja Kepolisian Polres Meranti.
 
"Masalah yang menonjol saat ini masalah Narkoba, bahkan sudah masuk kesekolah, semoga dengan adanya Mapolres akan meningkatkan kinerja Kepolisian dalam mengatasi berbagai persoalan yang dihadapi lebih cepat dan profesional," papar Wabup.
 
Terakhir, Wabup Meranti H. Said Hasyim berharap kepada pihak kontraktor untuk menyelesaikan proyek pembangunan sesuai rencana dan waktu yang telah ditetapkan. Sehingga dapat menjadi kado ulang tahun terindah bagi negeri yang terkenal dengan sebutan tanah jantan ini.
 
"Mudah-mudahan sebelum Ulang Tahun Meranti pembangunan Mapolres sudah selesai sehingga dapat menjadi kado terindah bagi Meranti," ucapnya. 
 
Senada dengan Wakil Bupati, Wakapolda Riau Brigjend. Pol Permadi MH, berharap pihak kontraktor dapat menuntaskan pembangunan sesuai rencana yakni tanggal 18 Desember 2018 mendatang, dengan adanya Mapolres baru yang lebih representatif akan dapat mendukung Kepolisian Polres Meranti dalam melaksanakan tugas-tugasnya menjaga Kamtibmas dan memberikan pelayanan kepada masyarakat.
 
Dijelaskannya, dalam meningkatkan pelayanan masyarakat sesuai dengan tuntutan zaman diperlukan fasilitas yang memadai baik dari segi infrastruktur maupun SDM, sebagai suatu hal yang menentukan keberhasilan arah dan tujuan organisi dan menimbulkan konsekwensi logis yang perlu dikembangkan.  
 
Hal itu juga terjadi pada institusi Polri dimana untuk mewujudkan kelancaran tugas organisasi Polri yang profesional, handal dan terpercaya salah satunya adalah kelengkapan fasilitas seperti yang saat ini dilakukan dengan membangun Mako Polres Meranti. 
 
Ia berharap dengan terbangunnya Mapolres Meranti ini yang didukung penuh oleh Pemda Meranti akan meningkatkan kinerja Kepolisian untuk memberikan perlindungan, pengayoman dan pelayanan prima kepada masyarakat. 
 
Tak lupa orang nomor dua dijajaran Polda Riau itu mengucapkan terima kasih kepada Pemda Meranti yang telah menghibahkan tanah untuk pembangunan Mako tersebut, ia berharap kemitraan yang baik selama ini akan semakin baik dimasa masa yang akan datang. 
 
"Semoga momentum ini menjadi semangat bagi Kepolisian untuk melaksanakan tugas mengantisipasi gangguan Kamtibmas yang terhadi di Meranti sekaligus memberikan pelayanan yang profesional kepada masyarakat, terima kasih kepada Pemda Meranti yang telah menghibahkan tanah untuk pembangunan Mapolres," pungkas Wakapolda.*** (Red/Drm).


Rekomendasi untuk Anda


Connect With Us





Copyright © 2015 riaubangkit
All right reserved