Home / Pelalawan

Anak Perusahaan Raksaksa (RAPP) Ogah Bayar Utang
Penulis: PH Sitompul | Senin, 27 Agustus 2018 | 16:19 WIB Dibaca: 340 kali


PANGKALANKERINCI, Riaubangkit.com  - Anak perusahaan PT RAPP yakni PT Pectech tidak melakukan pembayaran hak sesuai kontrak kerjasama senilai Rp270 juta kepada PT Prima Energi Riau Perkasa.

Sesuai perjanjian awal dengan sistem sewa. Yang mana PT Prima Energi Riau Perkasa menyiapkan alat berupa trafo las MIG 3 Phase 500 AMP.  Brand Morris unit baru sebanyak 10 unit, serta 1 cadangan.
Alat ini disewa sejak November 2017 sampai dengan Februari 2018 oleh anak perusahaan PT RAPP tersebut. Hanya saja saat dilakukan penagihan sesuai kontrak kerjasama yang sudah ada, PT Pechtech ingkar atau tidak membayarnya.
Kondisi tersebut membuat PT Prima Energi Riau Perkasa merasa dipermainkan oleh anak perusahaan PT RAPP ini. PT Pechtech sampai dengan bulan Agustus 2018 ini belum juga membayarkan.
Direktur PT Prima Energi Riau Perkasa, Alexander Pranoto mengatakan, pihak nya sudah bekerja sesuai dengan kerjasama sistem sewa. Hanya saja, anak perusahaan PT RAPP tersebut tidak punya keinginan untuk membayarnya.
"PT Pechtech seenaknya saja sendiri saja. Memang ganti manajer saat ini. Hanya saja itukan bukan urusan kita, karena sebagai penyedia barang kerja sudah sesuai dilakukan. Hanya saja tidak dibayarkan. Jumlahnya Rp270 juta," ujarnya.
Nilainya memang kecil bagi perusahaan sebesar PT RAPP, namun lanjut nya, bagi pihak nya nilai tersebut cukup besar.
"Kalau perusahaaan supplier diperlakukan seperti ini tentulah bakal bangkrut semua. Kita hanya minta hak sesuai kerjasama," kesalnya.
"Kita systemnya rental per bulan. Kalau time sheet bukan tanggung jawab kita. Itu perusahaan PT Pectech yang seharusnya menyiapkan, bukan kami,"sambungnya
Saat ini dikonfirmasikan dengan GM PT Pechtech, Arinal melalui pesan WhatsApp peibadinya berdalih, belum dibayarnya sewa alat itu, sebenarnya invoice mereka harus disertakan time sheet availability mesin las tersebut agar bisa dibayar.
"Mereka (PT Prima Energi Riau Perkasa,red) sudah diminta persiapkan time sheet tersebut agar invoice bisa dibayar,"ujarnya.
Saat ditanyakan, bahwa time sheet seharusnya disiapkan perusahaan penyewa, bukan dari penyedia alat, Arinal tidak membalas pesan WhatsApp pribadinya. (RLS) 

[ Kembali ]
Berita Terkait
Kamis, 11 April 2019 | 22:38 WIB
Blusukan Relawan Bravo 5 Pelalawan:
Warga Antusias Deklarasi Dukungan Jokowi - KH Ma
Kamis, 11 April 2019 | 17:29 WIB
Apul Sihombing, SH.,MH : Bravo 5 Jangan Berhenti Berjuang Menangkan Jokowi -Amin
Sabtu, 16 Pebruari 2019 | 06:17 WIB
Ewin Rommel Kembali Pimpin Permata Pelalawan
Rabu, 05 September 2018 | 21:06 WIB
Kuasa Hukum Pekerja Prihatin Atas Tindakan Ini
Aneh, Karyawan PT Margie Andalan DI-PHK PT Mitro Almira. Ini Ceritanya!!!
Senin, 27 Agustus 2018 | 16:19 WIB
Anak Perusahaan Raksaksa (RAPP) Ogah Bayar Utang
Senin, 02 Juli 2018 | 18:47 WIB
Gara-gara Jemuran Pakainannya Dipindah, Pria Ini Tega Tusuk Rekannya Hingga Tewas
Selasa, 03 April 2018 | 16:32 WIB
Selain Tertibkan Spanduk Rusak, Satpol PP dan Damkar Ingatkan PKL dan Anak Punk
Kamis, 29 Maret 2018 | 02:30 WIB
Satreskrim Polres Pelalawan Bekuk Dua Bandar Judi Togel Di Tempat Berbeda
Rabu, 28 Maret 2018 | 21:53 WIB
Berikan Edukasi Bagi TK Dan Guru
Satpol PP Dan Damkar Pelalawan Gelar Pengenalan Alat-Alat Pemadam Kebakaran
Kamis, 22 Maret 2018 | 18:43 WIB
Optimalkan Fungis PPNS, Satpol PP & Damkar Pelalawan Gelar Rakor Bersama Tim Sekber
 
Indeks Berita | Indeks Foto | Indeks Terpopuler | Redaksi
2015 All Rights Reserved | Riau Bangkit