Home / Pelalawan
Tanpa Memikirkan Keselamatan Pengguna Jalan Yang Lain
Polisi Pengawal Rombongan Jemaah Haji Inhu Paksa Supir Truk Bermuatan Berat Keluar Bahu Jalan
Penulis: RiauBangkit.Com | Selasa, 12 September 2017 | 01:38 WIB Dibaca: 174 kali

Oknum Polisi dan Mobil Pengawal Jemaah Haji saat kejadian


Pekanbaru,riaubangkit.com – Oknum Polisi yang melakukan pengawalan terhadap rombongan Haji memaksa supir truk colt diesel yang bermuatan berat keluar bahu jalan. Supir truk yang merasa mobilnya akan terbalik jika keluar bahu jalan memilih untuk tetap di atas bahu jalan. Oknum Polisi yang tidak terima tersebut keluar dari mobil Fatwalnya dan langsung mendatangi supir truk dengan marah-marah yang hal ini memancing emosi Jemaah Haji kepada supir truk tersebut.

 

Kepada media ini, supir truk yang dikemudikan Apul Sihombing (46) mengatakan kronologis kejadian berawal saat dirinya mengemudikan truk colt diesel bermuatan berat berisi pasir melintas dari arah pekanbaru menuju pangkalan kerinci Selasa (12/09/2017) sekira pukul 12.00. “Saat berada dilokasi kejadian antara simpang Pasir Putih dan Simpang Maredan, tiba-tiba mobil Polisi pengawal rombongan jemaah haji asal Inhu berada dibelakang dan  menyuruh saya untuk minggir keluar dari bahu jalan. Merasa muatan mobil saya berat dan khawatir akan terbalik, saya memilih minggir di bahu jalan saja, namun oknum Polisi bernama Agus tidak terima dan langsung turun dan mendobrak pintu mobil saya. Dan tindakan itu memancing emosi para Jemaah Haji yang langsung berkerumun dan marah-marah”, kata Apul kesal.

 

Dijelaskan Apul,  yang membuat dirinya paling kesal adalah sikap oknum Polisi itu yang memaksa dirinya untuk keluar dari dalam truknya sementara  saat kejadian itu rombongan jemaah haji datang berkerumun menghampirinya dengan marah-marah. “Polisi itukan tidak memikirkan resiko yang akan terjadi bila saya keluar dari mobil saya. Polisi itukan pelindung dan pengayom masyarakat bukan seenaknya saja membuat tindakan tanpa memikirkan resikonya”, terang Apul yang juga berprofesi Pengacara dan Aktivis Buruh itu.

 

“Untung ada salah seorang warga yang berusaha menenangkan emosi rombongan di bantu oleh petugas DLLAJ dishub Inhu ahirnya suasana terkendalikan. Polisi selaku pelayan, pelindung,dan pengayom tidak semestinya membiarkan jiwa saya dalam kondisi terancam. Tindakan Oknum Polisi ini justru sebaliknya dia memaksa saya keluar dari mobil yang pada saat itu kerumunan jemaah haji yang sudah berteriak teriak marah sama saya”, tutup Apul kesal.

Sementara oknum Polisi yang melakukan tindakan tersebut belum dapat dikonfirmasi. (lastin/rbc)

[ Kembali ]
Berita Terkait
Senin, 25 September 2017 | 21:57 WIB
AKNP Lanjutan Pembinaan Menuju Kampus Mandiri
Selasa, 12 September 2017 | 01:38 WIB
Tanpa Memikirkan Keselamatan Pengguna Jalan Yang Lain
Polisi Pengawal Rombongan Jemaah Haji Inhu Paksa Supir Truk Bermuatan Berat Keluar Bahu Jalan
Senin, 11 September 2017 | 16:48 WIB
Diduga Nazaruddin Banyak Mengetahui Korupsi Proyek DAK Di Rohil
Mantan Pengacara PT.BRIJ, Apul Sihombing, S.H., M.H. Desak Nazaruddin Membongkar Kasus Korupsi Di Kabupaten Rohil
Minggu, 03 September 2017 | 08:19 WIB
Bupati HM Harris Bantah Terlibat Korupsi DTT Pelalawan
Sabtu, 02 September 2017 | 01:30 WIB
Sikap Arogansi Oknum Kejari Pelalawan Terulang Lagi
Saat Rapat, Kasi Intel Bentak-Bentak Dan Pukul Meja
Sabtu, 02 September 2017 | 00:17 WIB
Diduga Ada Kejanggalan Penahanan
Kuasa Hukum Evan Datangi Kejari Pertanyakan Alasan Perpanjangan Penahanan, Malah Oknum Jaksa Ajak Duel
Rabu, 23 Agustus 2017 | 01:44 WIB
Kajati Riauj Bidik. Bupati Pelalawan
Rabu, 23 Agustus 2017 | 01:44 WIB
Kajati Riauj Bidik. Bupati Pelalawan
Senin, 21 Agustus 2017 | 06:19 WIB
Bupati Harris Dilantik Sebagai Datuk Setia Amanah
Jumat, 11 Agustus 2017 | 16:26 WIB
Diserahkan Menristekdikti
Bupati Harris Terima Anugerah Budhipraja Pada Harteknas Ke-22 tahun 2017 Di Makassar
 
Indeks Berita | Indeks Foto | Indeks Terpopuler | Redaksi
2015 All Rights Reserved | Riau Bangkit