Home / Pekanbaru

Rencana Jahat RT RW, Tidak.Diragukan Lagi
Penulis: Riaubangkit.com | Minggu, 10 September 2017 | 23:24 WIB Dibaca: 137 kali

Pekanbaru, Riaubangkit.com.com -Renncana jahat oknum terhadap proses penetapan draf Rencana Tata Ruang Dan Wilayah provinsi Riau, ( RTRW) tidak diragukan lagi. Terbukti selama proses tahun 2017 ini, tak sekalipun pihak pansus maupun pemerintah provinsi Riau transparan dalam kajian yang dilakukan. Hal yang paling mengagetkan publik adalah, dimana dalam draf ranperda RTRW yang rencananya tgl 11 bulan 9 ini akan di sahkan di DPRD Riau, ternyata terdapat 32 Perusahaan perkebunan kelapa sawit terduga ilegal, karena tidak punya izin-izin apapun, sehingga terindikasi telah merugikan negara triliunan rupiah/pertahun.

Ke 32 Perusahaan itu disebut akan di lepaskan dari status kawasan hutan menjadi kawasan bukan hutan atau akan di APL kan.

Dan pada akhirnya, setelah di setujui ranperda tersebut, kemudian pemerintah provinsi Riau akan mengusulkan seluruh perkebunan ilegal tersebut untuk diputihkan, hal ini jelas jelas akan menjadi bencana bagi masyarakat Riau, karena dimana faktanya masyarakat miskin yang hanya menggarap lahan kawasan 1 hektare saja, langsung cepat ditangkap dan di proses hukum oleh aparat penegak hukum, sementara ratusan ribu hektare kawasan hasil rampokan ratusan perusahaan di Riau ingin di bebaskan begitu saja tanpa sangsi hukum. Ke 32 Perusahaan yang terdapat da lam draf ranperda RTRW Riau yang akan di sah kan ada diantaranya, PT. Duta Palma grup. PTPN. V, PT. Air Jernih, PT. Hutahaean, PT. Ganda Hera Kendana serta puluhan perusahaan lain seperti yang dilaporkan oleh LSM jikalahari baru baru ini. 

Kepada menteri KLHK, Siti Nurbaya Bakar,  Menteri ATR, Mendagri, dan kementerian lainnya dan Presiden RI Joko Widodo, agar segera mengevaluasi proses draf RTRW Riau ini dengan melibatkan KPK RI dan Saber Pungli. Karena sudah jelas tercium aroma permainan dan konspirasi kejahatan di dunia perhutanan Riau dari berbagai kejanggalan yang telah diperlihatkan oleh pemerintah provinsi Riau dan pansus RTRW selama ini. Mekanisme yang sesuai dengan peraturan dan perundangan dalam hal perubahan ruang atas provinsi sudah di upayakan oleh kementerian KLHK, namun pihak pansus RTRW Riau dan pemerintah provinsi Riau tidak   menggubris tanpa alasan yang jelas. Mereka, pemerintah provinsi Riau sengaja memakai isu pembangunan, dan keterlambatan ekonomi akibat terkendala RTRW, sementara hal itu menurut KLHK dalam laporannya ke presiden baru baru ini dengan jelas menyangkal hal itu. Jadi dengan penuh harapan, kami atas nama media dan masyarakat luas di Riau, meminta kepada presiden RI, dan KLHK untuk segera bertindak sebelum ranperda RTRW Riau di sah kan. (Feri Siahaan)

[ Kembali ]
Berita Terkait
Rabu, 20 September 2017 | 06:05 WIB
Ayah Fopin Sinaga Meninggal Dunia
Mantan Wartawan Harian Mimbar Umum Jabonar Sinaga Menghembuskan Nafas Terakhir
Minggu, 10 September 2017 | 23:24 WIB
Rencana Jahat RT RW, Tidak.Diragukan Lagi
Sabtu, 09 September 2017 | 21:35 WIB
Kelurahan Tuan Madani Tampan Pekanbaru
Ketua Rw 04 Dituntut Mundur
Jumat, 08 September 2017 | 17:40 WIB
Oleh : Feri Sibarani
Draf RTRW Provinsi Riau 2016-2035 Bebaskan Puluhan Perusahaan Penjahat Hutan
Jumat, 08 September 2017 | 17:40 WIB
Draf RTRW Provinsi Riau 2016-2035 Bebaskan Puluhan Perusahaan Penjahat Hutan
Sabtu, 26 Agustus 2017 | 18:27 WIB
Sejarah Singkat Koor Ama Kantate
Koor Ama Kantate HKBP Exaudi Berusia Satu Tahun
Rabu, 23 Agustus 2017 | 19:07 WIB
Ferry Shandra Pardede Anggota DPRD Pekanbaru Saat Reses di Rt 04/Rw 01
Ferry Shandra Pardede : “Semua Anggota Dewan ‘Siganjang Dila’ Termasuk Saya”
Senin, 21 Agustus 2017 | 06:43 WIB
Plt Sekda Pekanbaru M.Syukri Harto Sebut Banyak 'Bocor' Potensi PAD Parkir
Jumat, 18 Agustus 2017 | 20:11 WIB
Puncak Acara Perayaan HUT RI di Dos Ni Tahi
Lagu Perjuangan Kembali Membahana di Jalan Silindung Relajaya
Jumat, 18 Agustus 2017 | 18:21 WIB
Oleh : AHMAD EFFENDI SIREGAR, SH (Sekretaris Eksekutif Jong Batak Riau)
Aktivis Larshen Yunus Simamora: "17 Agustus 2017 adalah Momentum Untuk Menjerakan para Koruptor"
 
Indeks Berita | Indeks Foto | Indeks Terpopuler | Redaksi
© 2015 All Rights Reserved | Riau Bangkit