Home / Pekanbaru
Kelurahan Tuan Madani Tampan Pekanbaru
Ketua Rw 04 Dituntut Mundur
Penulis: Riaubangkit.com | Sabtu, 09 September 2017 | 21:35 WIB Dibaca: 162 kali

Pekanbaru, Riaubangkit.com - Kekesalan warga terhadap sosok AZ oknum ketua RW 04 Kelurahan Tuah Madani memuncak hingga ia di tuntut mundur oleh ratusan Kepala Keluarga (KK) di lingkungannya.

Selain dari masalah buruknya komunikasi dengan warga yang ia pimpin, ternyata AZ selalu membuat kesal banyak orang yang apabila berurusan dengannya.

Selain mempersulit urusan administrasi warga, ia juga sering mempersulit siswa disekolah tempat AZ sebagai guru PNS.

Demikian pengakuan ketua RT 05 Mulyadikepada Radar, menanggapi sosok AZ oknum ketua RW 04 Tuah Madani, Jumat (8/9) sore.

Menurut Mulyadi , ia sering menerima laporan warga selingkungan RT 05 yang ia pimpin mendapat perlakuan semena-mena oleh AZ.

AZ kalau tidak senang kepada orang ia akan bawa masalah ini kesekolah, anak-anak warga kami jadi korban penahanan ijazah.

"Dia kan guru sekolah di SD Negri di Kelurahan Tuah Madani, saya sering menerima laporan saat pengambilan Ijazah di persulit oleh AZ" tuturnya.

Apalagi belakangan muncul masalah mosi tak percaya warga terhadapnya , ratusan kepala keuarga telah memintanya mundur.

"Ini parah lagi, semua warga diancam akan dipenjara, selanjutnya apabila ada anak warga yang sekolah ditempat dia mengajar, rapor dan ijazah anak  terancam tidak keluar," katanya.

Hal senada disampaikan oleh salah seorang ketua RT inisial A, mengatakan bahwa warga sudah tidak tahan lagi menghadapi prilaku oknum ketua RW 04.

" Sebenarnya masalah ini sederhana, tolong copot saja dia sebagai ketua RW, masalah ini tidak akan panjang" tuturnya.

Narasumber Radar ketua RT inisial A, mengatakan bahwa Lurah Tuah Madani lamban, tidak becus bekerja.

"Padahal pak Lurah sendiri mengakui , berkali-kali mengatakan bahwa AZ sudah penah minta mundur, namun kenapa lurah tidak bertindak cepat, hingga masalah ini jadi panjang", turur A.

Kami juga berharap Lurah netral, jangan justru memperkeruh masalah, ikut terlibat mengacam-ngancam akan memproses hukum ratusan warga yang membuat pernyataan.

"Dia (Lurah,red) mengaku penyidik dari PNS, juga tidak segan-segan memperkarakan warga yang menandatangini surat, kami heran Lurah kenapa begitu, kemaren juga langsung menelpon mangancam saya akan dilaporkan kepolsek Tampan" tambahnya.(radarbisnis-com)

[ Kembali ]
Berita Terkait
Rabu, 20 September 2017 | 06:05 WIB
Ayah Fopin Sinaga Meninggal Dunia
Mantan Wartawan Harian Mimbar Umum Jabonar Sinaga Menghembuskan Nafas Terakhir
Minggu, 10 September 2017 | 23:24 WIB
Rencana Jahat RT RW, Tidak.Diragukan Lagi
Sabtu, 09 September 2017 | 21:35 WIB
Kelurahan Tuan Madani Tampan Pekanbaru
Ketua Rw 04 Dituntut Mundur
Jumat, 08 September 2017 | 17:40 WIB
Oleh : Feri Sibarani
Draf RTRW Provinsi Riau 2016-2035 Bebaskan Puluhan Perusahaan Penjahat Hutan
Jumat, 08 September 2017 | 17:40 WIB
Draf RTRW Provinsi Riau 2016-2035 Bebaskan Puluhan Perusahaan Penjahat Hutan
Sabtu, 26 Agustus 2017 | 18:27 WIB
Sejarah Singkat Koor Ama Kantate
Koor Ama Kantate HKBP Exaudi Berusia Satu Tahun
Rabu, 23 Agustus 2017 | 19:07 WIB
Ferry Shandra Pardede Anggota DPRD Pekanbaru Saat Reses di Rt 04/Rw 01
Ferry Shandra Pardede : “Semua Anggota Dewan ‘Siganjang Dila’ Termasuk Saya”
Senin, 21 Agustus 2017 | 06:43 WIB
Plt Sekda Pekanbaru M.Syukri Harto Sebut Banyak 'Bocor' Potensi PAD Parkir
Jumat, 18 Agustus 2017 | 20:11 WIB
Puncak Acara Perayaan HUT RI di Dos Ni Tahi
Lagu Perjuangan Kembali Membahana di Jalan Silindung Relajaya
Jumat, 18 Agustus 2017 | 18:21 WIB
Oleh : AHMAD EFFENDI SIREGAR, SH (Sekretaris Eksekutif Jong Batak Riau)
Aktivis Larshen Yunus Simamora: "17 Agustus 2017 adalah Momentum Untuk Menjerakan para Koruptor"
 
Indeks Berita | Indeks Foto | Indeks Terpopuler | Redaksi
© 2015 All Rights Reserved | Riau Bangkit