Home / Hukum & Kriminal

Ahok: Kalau Main Kasar Runyam, Bisa Kena Pidana
Penulis: RiauBangkit.Com | Selasa, 15 Nopember 2016 | 22:24 WIB Dibaca: 625075 kali

Ahok di rumah lembang.


Jakarta, Riaubangkit.com - Calon Gubernur DKI Jakarta nomor urut 2, Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok, menegaskan tidak akan menghentikan blusukannya selama masa kampanye. Dia menilai aksi penolakan dilakukan orang sama di beberapa lokasi.

Ahok mengatakan, aksi tersebut tidak akan dihiraukan selama warga lokal menerimanya. Apalagi dirinya menyakini mereka tidak akan berlaku kasar terhadap dirinya.

"Kita udah berapa kali ketemu mereka (demonstran) kok. Ya kan. mereka juga enggak berani main kasar. Kalau main kasar ya runyam, bisa kena pidana, bukan penduduk kita juga," kata Ahok di Ciracas, Jakarta Timur, Selasa (15/11).

Mantan Bupati Belitung Timur ini mengharapkan masyarakat dapat taat terhadap aturan berlaku. Sebab, dalam Undang-Undang Pilkada, seseorang tidak boleh menghalangi pasangan calon melakukan kampanye. Harapannya tidak ada benturan antara pendukungnya dengan demonstran.

"Ya mereka gak boleh melarang orang kampanye. Kan ada UU, mereka bisa dipidana 6 bulan," terangnya.

Untuk diketahui, Ahok telah mengalami tiga kali penolakan selama masa kampanye berlangsung. Pertama kali terjadi pada 2 November 2016 di Rawa Belong, Jakarta Barat, kemudian Kedoya Utara, Jakarta Barat pada 10 November 2016. Dan terakhir terjadi di Ciracas. (mdk/rbc)

[ Kembali ]
Berita Terkait
Selasa, 15 Nopember 2016 | 22:27 WIB
Empat Jam Diperiksa Terkait Rusuh Demo Ahok, Ketua HMI Tetap Bungkam
Selasa, 15 Nopember 2016 | 22:24 WIB
Ahok: Kalau Main Kasar Runyam, Bisa Kena Pidana
Selasa, 15 Nopember 2016 | 22:21 WIB
Gelar perkara kasus Ahok rampung
Habib Rizieq Siapkan Bukti Baru
Selasa, 15 Nopember 2016 | 22:16 WIB
Gelar kasus Ahok rampung, penyidik masih bahas keterangan saksi ahli
Kamis, 10 Nopember 2016 | 00:25 WIB
Diperiksa Polisi 7 Jam, Buni Yani Terlihat Tenang
Kamis, 10 Nopember 2016 | 10:50 WIB
Dengan Tangan Terborgol, Tersangka Narkoba Bawa Kabur Mobil Polisi
Kamis, 06 Oktober 2016 | 12:18 WIB
JPU Tuntut Jessica 20 Tahun
Pengacara Jessica sebut kesimpulan JPU mengada-ngada
Jumat, 02 September 2016 | 10:47 WIB
Beraksi Puluhan Kali, Pimpinan Begal Asal Lampung Ditembak Mati
Jumat, 02 September 2016 | 10:41 WIB
Virus gay di Indonesia makin menggila
Rabu, 20 Juli 2016 | 12:01 WIB
Sisa-sisa kekuatan teroris Poso usai Santoso tewas
 
Indeks Berita | Indeks Foto | Indeks Terpopuler | Redaksi
2015 All Rights Reserved | Riau Bangkit