Home / Kuansing

Tangani Karhutla, Polisi Gunakan Scientific Crime Investigation
Penulis: Khobirul jailani | Sabtu, 12 Oktober 2019 | 00:34 WIB Dibaca: 148 kali


Taluk Kuantan- RBC-  Aparat Kepolisian Daerah (Polda) Riau terus menggelar sejumlah penyidikan kasus Kebakaran Hutan dan Lahan atau Karhutla di wilayah Riau dengan menggunakan metode _scientic crime investigation_ (SCI).

 

Proses penyidikan bersama dalam Satuan Tugas Penegakan Hukum Terpadu ini, Polda Riau bekerja sama dengan Direktorat Tipidter Bareskrim Polri dan Dirjen Gakkum Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK).

 

"Kami bersama penyidik Bareskrim dan KLHK menerapkan  _Scientific Crime Investigation_ dalam penyidikan sejumlah kasus Karhutla di wilayah Riau,” ujar Kabid Humas Polda Riau Kombes Pol Sunarto, Jumat (11/10/19) malam.

 

Dalam proses penyidikan tersebut, Kabid Humas menjelaskan bahwa pihaknya sengaja mendatangkan drone khusus untuk memotret secara khusus barang bukti di area yang telah terbakar sebelumnya. Beberapa barang bukti lain seperti sampel tanah terbakar, sampel flora dan fauna serta sisa arang kayu bekas terbakar, tunggul tanaman, dokumen dan alat bukti lainnya juga dikumpulkan.

 

"Ada _drone_ khusus, sampel-sampel yang tak luput diambil yang akan dibawa ke laboratorium forensik," kata Kombes Sunarto.

 

Dalam penjelasannya, Sunarto menambahkan bahwa _Scientific Crime Investigation_ ini diterapkan guna memperkuat pembuktian perkara pidana yang disangkakan dalam sejumlah pasal dalam Undang-Undang Lingkungan, Kehutanan dan Perkebunan.

 

"Sekecil apapun bahan, barang bukti, dokumen, keterangan saksi dan keterangan saksi ahli, termasuk dampak kerugian akan kita kumpulkan. Kita kejar dan kita teliti untuk memperkuat pembuktian, sesuai prinsip _fair trial_ (Peradilan yang Jujur dan Adil, red). Mohon dukungan dari masyarakat," pungkas Sunarto. 

 

Sejauh ini, Kepolisian telah menetapkan sebanyak 2 koorporasi sebagai tersangka Kebakaran Lahan. Satu ditangani oleh Bareskrim Mabes Polri yaitu PT Adei Plantation (PT AP) dan satu lagi ditangani oleh Polda Riau yaitu PT Sawit Sumber Sejahtera (PT SSS). Dalam kasus ini, Polda Riau telah menahan Penanggungjawab PT SSS.

 

Sementara untuk kasus perorangan, penyidik telah menetapkan sebanyak 67 tersangka yang ditangani beberapa Polres di wilayah Polda Riau. 

 

Dalam keterangan pers yang digelar di Mapolda Riau Jumat (11/10/19), siang, Tim Gabungan yang terdiri dari Bareskrim Polri, Kementrian LHK, Polda Riau dan Kejaksaan, menemukan lima perusahaan Perkebunan Kelapa Sawit dan Tanaman Industri yang terindikasi terlibat kasus Karhutla di Riau.

 

Perusahaan itu adalah PT Gandaerah Hendana, PT RML, PT WSSI, PT BKM dan PT TKWL. Lima perusahaan itu beropersi di wilayah Kabupaten Pelalawan, Indragiri Hulu dan Siak.

[ Kembali ]
Berita Terkait
Sabtu, 09 Nopember 2019 | 02:31 WIB
H Halim Wabup Kuansing Salurkan Bantuan Bibit Sawit, Petani Ucapkan Terimakasih
Rabu, 06 Nopember 2019 | 07:21 WIB
DD Tahap III Sudah Tersedia di BPKAD, Tapi Belum Ada Satupun Desa di Kuansing Ajukan Pencairan
Senin, 28 Oktober 2019 | 19:58 WIB
Meski Kurang Dilibatkan, Halim Wabup Tetap Setia Dampingi Bupati Kuansing
Senin, 28 Oktober 2019 | 19:54 WIB
KRT. H. Halim Wabup Kuansing Hadir,
Hujan Deras Warnai Syukuran Mahmudi Anggota DPRD Kuansing
Sabtu, 26 Oktober 2019 | 20:36 WIB
Kapolsek Kuantan Mudik Telah Berhasil Mengamankan Dua Orang Tersangka Yang Diduga Pelaku Pencurian Motor
Sabtu, 12 Oktober 2019 | 00:34 WIB
Tangani Karhutla, Polisi Gunakan Scientific Crime Investigation
Kamis, 10 Oktober 2019 | 16:54 WIB
Peserta Pelatihan Penyuluhan Industri Rumah Tangga Pangan (IRTP)
Sabtu, 05 Oktober 2019 | 04:41 WIB
Kades Sunyeto Fokus Bangun Infrastruktur Dasar.
Jumat, 04 Oktober 2019 | 22:11 WIB
Diskominfo Menggelar Coffee Morning Dipendopo Rumah Dinas Bupati Kuantan Singingi
Kamis, 03 Oktober 2019 | 21:02 WIB
Kapolsek Kuantan Mudik Mengadakan Coffe Morning Bersama Wartawan
 
Indeks Berita | Indeks Foto | Indeks Terpopuler | Redaksi
2015 All Rights Reserved | Riau Bangkit