Home / Taput Bangkit
Tarutung Kota Wisata Tidak Bisa Diciderai Warung Remang-remang
Bupati Taput Gelar Sidak Penutupan Café-Café di Pancurnapitu dan Simasom
Penulis: RiauBangkit.Com | Rabu, 19 Oktober 2016 | 14:47 WIB Dibaca: 1072 kali

Bupati Taput Gelar Sidak Penutupan Café-Café di Pancurnapitu dan Simasom


Tarutung, Riaubangkit.com -Masalah esek-esek di Bona Pasogit Tarutung sudah lama berlangsung. Bahkan, sudah mencoreng nama baik 'Tarutung Kota Wisata Rohani'. Pemerintah setempat, tampaknya tidak bernyali untuk menutupnya. Kini semuanya sudah ditutup oleh Bupati Taput Nikson Nababan. Ini, gara-gara warga melakukan demonstrasi.

Bupati Tapanuli Utara diwakili Sekretaris Daerah Kabupaten Tapanuli Utara Edward Tampubolon, SE didampingi, Asisten I Drs. HP. Marpaung, Kadis Perhubungan Erikson Siagian, Kakan Satpol PP Sondang Panjaitan dan Kabag Humas & Keprotokolan Donna Situmeang, Kabag Hukum Alboin Butarbutar gelar inspeksi mendadak café-café yang berada di Pansurnapitu Kecamatan Siatasbarita dan Café Sarajevo jalan Simasom di Pahae Julu atas tindakan penutupan yang dilakukan Pemkab Tapanuli Utara atas tuntutan masyarakat Simasom melalui unjukrasa yang digelar Senin (17/10) ke Kantor Bupati Taput dan langsung ditindaklanjuti Bupati Taput, Selasa (18/10).

“Tuntutan masyarakat untuk menutup café-café tersebut atas dasar telah mengganggu masyarakat sekitar dan mencederai kota Tarutung sebagai Kota wisata rohani langsung kita tanggapi dengan langsung menutup café-café tersebut karena café-café tersebut juga tidak memiliki ijin yang sah. Sekarang ini juga kita langsung cek ke lapangan apakah memang benar-benar tutup atau masih ada yang beroperasi. Dari semua yang kita sidak dan cek satu persatu tidak ada lagi penghuni, kosong dan ada aktivitas. Saya berharap ini seterusnya dan tetap ditertibkan sehingga julukan kota wisata rohani bagi Kota Tarutung tetap terjaga,” ujar Bupati di sela-sela sidak tersebut.

Selanjutnya Bupati menyampaikan bahwa penutupan café ini merupakan sinergi antara Pemerintah dan masyarakat, dimana masyarakat harus tetap mengawasi dan menjaga kekondusifan sehingga ketentraman dapat terjaga. Kita jaga bersama daerah kita tercinta ini,” ujar Bupati mengakhiri. (hms/rbc)

[ Kembali ]
Berita Terkait
Senin, 07 Nopember 2016 | 10:30 WIB
Bupati Taput Sidak Lagi ke Café Remang-remang
Rabu, 19 Oktober 2016 | 14:47 WIB
Tarutung Kota Wisata Tidak Bisa Diciderai Warung Remang-remang
Bupati Taput Gelar Sidak Penutupan Café-Café di Pancurnapitu dan Simasom
Sabtu, 10 September 2016 | 11:24 WIB
Festival Damai Toba 2016 Perkenalkan Kembali Pesona Danau Toba
Senin, 05 September 2016 | 11:59 WIB
Merohanikan Sinode Godang HKBP
Senin, 05 September 2016 | 11:26 WIB
Di Simanarium Sipoholon
Sinoge Godang HKBP Berlangsung 12-18 September 2016. Sebanyak 30 Praeses akan Dipilih
Rabu, 03 Agustus 2016 | 10:44 WIB
Peristiwa Menjelang Sinode
Kantor Pusat HKBP Dibobol Maling, Rp434 Juta Raib
Selasa, 05 Juli 2016 | 17:12 WIB
Ketulusan dan Hasrat ingin membangun mengalahkan segalanya
Perjalanan Bupati Taput Menelusuri dan Menapaki Keterpencilan di Garoga
Senin, 20 Juni 2016 | 11:06 WIB
Terima Kasih Pak Bupati Taput
Buka Akses Jalan ke Torhonas, Warga Berterimakasih kepada Bupati Nikson
Minggu, 19 Juni 2016 | 00:06 WIB
"Homang", Sosok Misterius di Hutan Tapanuli
Sabtu, 18 Juni 2016 | 00:26 WIB
Bulan Bhakti Gotong Royong Tapanuli Utara 2016
Masyarakat Berduyun-duyun Ikut Gotong Royong di Desa Pagaranpisang
 
Indeks Berita | Indeks Foto | Indeks Terpopuler | Redaksi
© 2015 All Rights Reserved | Riau Bangkit