Home / Taput Bangkit

Festival Damai Toba 2016 Perkenalkan Kembali Pesona Danau Toba
Penulis: RiauBangkit.Com | Sabtu, 10 September 2016 | 11:24 WIB Dibaca: 1301 kali

Pertanda dimulainya FDT 2016


TAPANULI UTARA, Riaubangkit.com - Lapangan Dermaga Pelabuhan Muara, Kabupaten Tapanuli Utara, Sumatera Utara, Jumat (9/9/2016) sore, tampak berwarna. Kain ulos khas Batak disulap menjadi pakaian parade karnaval, lengkap dengan aksesori dan hiasan yang menempel di bagian belakang baju tersebut.

Pakaian parade karnaval itu memiliki belasan jenis dan warna. Wajah para model yang menggunakan pakaian parade karnaval itu didandan berbagai rupa dengan berbagai warna. Di lapangan, perwakilan dari Kabupaten Samosir dan Karo menampilkan kesenian dan budaya khas wilayahnya.

Tak hanya itu, Tarian Tor-tor Tumba juga turut ditampilkan di hadapan rombongan Kementerian Pariwisata, Gubernur Sumatera Utara, Bupati Se-kawasan Danau Toba, tokoh adat, tokoh agama, dan para undangan yang hadir.

Warga sekitar Danau Toba yang tampak penasaran juga turut memenuhi sekitar Lapangan Dermaga Pelabuhan Muara. Mereka sibuk merekam suasana parade dengan ponselnya. Demikian suasana kemeriahan pembukaan Festival Danau Toba 2016 di Muara, Tapanuli Utara, Sumatera Utara, yang berlangsung 9 hingga 12 September 2016.

"Festival Danau Toba (FDT) 2016 menjadi momentum peningkatan wisata Kawasan Danau Toba yang pernah mengalami kejayaan pada masa 90-an," ujar Bupati Tapanuli Utara, Nikson Nababan, dalam sambutannya.

Staf Ahli Menteri Pariwisata Bidang Multikultural, Hari Untoro Dradjat, berharap, FDT 2016 dapat menjadi media untuk mempromosikan wisata Danau Toba.

"Semoga Festival Danau Toba 2016 dapat menjadi media yang efektif untuk mempromosikan pesona Danau Toba sebagai destinasi pariwisata prioritas nasional," kata Hari dalam kesempatan yang sama.

FDT 2016 dibuka langsung oleh Gubernur Sumatera Utara Tengku Erry Nuradi. Pembukaan FDT 2016 ditandai dengan dipukulnya alat musik tangganing dan kembang api. Berbagai kegiatan akan diselenggarakan di FDT 2016, di antaranya atraksi seni budaya, wisata olahraga atau sport tourism seperti lomba perahu tradisional, lomba renang rakyat dan lainnya. Selain itu, akan ada juga pemilihan Ucok-Butet dan pertunjukan musik di FDT 2016 ini. ***

Acara tahunan Festival Danau Toba (FDT) kembali diselenggarakan pada tanggal 9 hingga 12 September 2016.

FDT 2016 diadakan dalam rangka upaya mempromosikan potensi pariwisata Danau Toba yang merupakan destinasi berbasis geopark di Indonesia. Selain itu, acara ini akan diselenggarakan di Muara. Muara merupakan salah satu kota di Kabupaten Tapanuli Utara, Sumatera Utara.

"Kita menargetkan Danau Toba dijadikan destinasi wisata utama kelas dunia, dengan upaya-upaya yang akan kita lakukan," ujar Menteri Pariwisata Arief Yahya dalam konferensi pers FDT 2016 di Gedung Sapta Pesona, Kementerian Pariwisata, Senin (5/9/2016).

FDT sebelumnya diselenggarakan berganti-gantian di setiap kabupaten yang berada di Danau Toba. Pemilihan Muara sebagai tempat berlangsungnya FDT 2016 karena Muara memiliki akses yang dekat dengan Danau Toba.

Selain itu, Muara juga memiliki keindahan daerah yang sangat luar biasa karena panorama Danau Toba dapat terlihat jelas di kota ini.

"Muara ini letaknya dekat sekali dengan Danau Toba. Letaknya termasuk di dataran tinggi. Nanti kalau malam itu suhunya bisa mencapai 15 sampai 17 derajat celcius," ujar Bupati Tapanuli Utara, Nikson Nababan yang juga hadir dalam konferensi pers FDT 2016.

Berbagai kegiatan akan diselenggarakan di FDT 2016. Beragam acara tersebut di antaranya atraksi seni budaya, wisata olahraga atau sport tourism seperti lomba perahu tradisional, lomba renang rakyat dan masih banyak lagi.

Selain itu nantinya juga akan ada pemilihan Ucok-Butet di FDT 2016 ini. Nantinya, juga akan ada pertunjukan musik yang menampilkan penyanyi dari ibu kota.

"Ada beberapa kegiatan yang terbuka untum umum. Itu salah satu potensi agar acara ini diikuti masyarakat Internasional," ujar Niskon Nababan.

Untuk transportasi, saat ini sudah terdapat berbagai maskapai yang memiliki penerbangan langsung ke Bandara Silangit. Misalnya Sriwijaya yang sudah meningkatkan jumlah penerbangannya dan juga Garuda Indonesia yang telah setiap hari terbang menuju Bandara Silangit.

"Kami sudah siapkan panggung di Danau Toba itu. Mengambil sedikit dari area Danau Toba supaya bisa menampung 10 sampai 15 ribu orang nantinya," ujar Nikson Nababan.

Selain itu, Pemkab Tapanuli Utara juga mengupayakan tersedianya akomodasi yang memadai. Walaupun hotel yang cukup terbatas, pemerintah setempat juga telah mensosialisasikan untuk warga setempat menjadikan rumahnya sebagai homestay. Saat ini telah tersedia 240 homestay di mana nantinya sebagian warga di Muara juga akan menyediakan homestay.

TRIBUN MEDAN / RISKI CAHYADI Penari membentangkan kain ulos terpanjang di dunia pada pembukaan Festival Danau Toba di Balige, Tobasa, Sumatera Utara, Rabu (17/9/2014). Kain ulos yang ditenun dua perajin sepanjang 500 meter itu telah tercatat dalam Museum Rekor Indonesia.
"Jadi, kalau ingin melihat rumah-rumah adat Batak yang banyak dan warganya masih menggunakan rumah adat, ya di Muara itu. Kami upayakan nantinya rumah adat itu akan jadi homestay," tutur Nikson.

Bagi para pengunjung non muslim, tidak perlu khawatir karena nantinya akan disediakan beberapa stand yang menyediakan makanan nasional. Jadi tidak akan kesulitan untuk mencari makanan halal.

"Nantinya, akan juga hadir masyarakat Batak Tapanuli Utara ini yang merantau. Yang dari Surabaya, Jakarta dan lainnya akan datang ke kampung halamannya ini untuk hadir di FDT 2016," tambah Nikson.(kpc/rbc)

[ Kembali ]
Berita Terkait
Senin, 07 Nopember 2016 | 10:30 WIB
Bupati Taput Sidak Lagi ke Café Remang-remang
Rabu, 19 Oktober 2016 | 14:47 WIB
Tarutung Kota Wisata Tidak Bisa Diciderai Warung Remang-remang
Bupati Taput Gelar Sidak Penutupan Café-Café di Pancurnapitu dan Simasom
Sabtu, 10 September 2016 | 11:24 WIB
Festival Damai Toba 2016 Perkenalkan Kembali Pesona Danau Toba
Senin, 05 September 2016 | 11:59 WIB
Merohanikan Sinode Godang HKBP
Senin, 05 September 2016 | 11:26 WIB
Di Simanarium Sipoholon
Sinoge Godang HKBP Berlangsung 12-18 September 2016. Sebanyak 30 Praeses akan Dipilih
Rabu, 03 Agustus 2016 | 10:44 WIB
Peristiwa Menjelang Sinode
Kantor Pusat HKBP Dibobol Maling, Rp434 Juta Raib
Selasa, 05 Juli 2016 | 17:12 WIB
Ketulusan dan Hasrat ingin membangun mengalahkan segalanya
Perjalanan Bupati Taput Menelusuri dan Menapaki Keterpencilan di Garoga
Senin, 20 Juni 2016 | 11:06 WIB
Terima Kasih Pak Bupati Taput
Buka Akses Jalan ke Torhonas, Warga Berterimakasih kepada Bupati Nikson
Minggu, 19 Juni 2016 | 00:06 WIB
"Homang", Sosok Misterius di Hutan Tapanuli
Sabtu, 18 Juni 2016 | 00:26 WIB
Bulan Bhakti Gotong Royong Tapanuli Utara 2016
Masyarakat Berduyun-duyun Ikut Gotong Royong di Desa Pagaranpisang
 
Indeks Berita | Indeks Foto | Indeks Terpopuler | Redaksi
© 2015 All Rights Reserved | Riau Bangkit