Home / Meranti

Pemasangan Tiang Listrik PLN Didesa Lukit Terindikasi Kuat Dikerjakan Asal-Asalan.
Penulis: Admin | Kamis, 25 Juli 2019 | 02:37 WIB Dibaca: 949 kali

Keterangan Foto:

Kondisi Tiang PLN Yang Dipasang Didesa Lukit Terindikasi Sangat Mengkhawatirkan


Meranti Riaubangkit.com - PLN Area Dumai Rayon Selatpanjang Kabupaten Kepulauan Meranti Cabang Merbau saat ini melakukan kegiatan Afreting jaringan dijalan protokol Desa Sungai Anak Kamal menuju Desa Lukit Kecamatan Merbau kabupaten kepulauan Meranti,  Kamis 25/07/2019.
 
Dalam kegiatan tersebut, dari beberapa informasi yang diterima diketahui  pemasangan tiang listrik yang dilaksanakan oleh kontraktor pelaksana PT.CBA terindikasi mengerjakan tidak sesuai RAB dan terkesan diduga asal asalan.
 
Sebagaimana dari pantauan tim media ini dilapangan beberapa hari lalu, hampir semua tiang listrik tegangan tinggi itu mengunakan tapak Beton atau Manset biasa diduga kuat tidak sesuai standar yang ditentukan, dan masih banyak ditemukan kejanggalan lain,  seperti kondisi tiang listrik tidak tegal Lurus atau Condong, namun terkesan sengaja dibiarkan tanpa diperbaiki justru dilakukan pengecoran Tapak dengan kondisi tiang yang masih Condong itu. 
 
Menurut informasi dari salah satu warga setempat Ari (38) saat melintas jalan tersebut mengatakan kepada Tim Media ini beberapa waktu lalu mengakui bahwa pekerjaan yang dikerjakan kontraktor diduga asal asalan dan tidak sesuai dengan spek itu sempat diprotes, dan warga menyarankan kepada pekerja tersebut untuk diperbaiki.
 
“Persoalan ini warga sudah pernah memberitahukan kepada rekanan dilapangan, jika pekerjaan yang dilakukan mengkhawatirkan dan tidak akan bertahan lama dan mudah ambruk nantinya karena tanah di sini tanahnya tanah gambut yang labil," kata Ari.
 
Yang menjadi pertanyaan warga saat ini kenapa terdapat perbedaan Pemasangan tiang Listrik yang kontraknya sama.
"Jika kita lihat pada pemasang tiang listrik di desa lain seperti ditasik Putri Puyu yang kontraknya pada saat yang sama semuanya mengunakan coran tapak empat, anehnya kenapa disini beda," jelasnya. 
 
Menanggapi hal ini, Misno yang mengaku sebagai pelaksana lapangan PT CBA, saat dikonfirmasi membenarkan adanya pemasangan tiang listrik mengunakan manset biasa dan manset khusus.
 
"Pengerjaan di desa Lukit, pertama sekali RAB yang keluar itu mengunakan Manset biasa, Saya sempat mengusulkan kepada kasup di kecamatan untuk pengerjaan didesa lukit harus mengunakan manset khusus dan tidak bisa mengunakan manset biasa, karena tanah wilayah tersebut tanah gambut. tapi RAB sudah keluar kita tetap disuruh mengunakan manset biasa,"Kata Misno kepada Tim Media ini melalui Via Telpon Rabu 24/07/2019.
 
Selanjutnya dijelaskan, bahwa PT CBA telah menuju PLN artinya juga mengusulkan, karena PLN ada sisa uang sehingga bisa dirubah mengunakan menset khusus tapi hanya di tiang tiang tertentu saja seperti TM 2, TM 5 TM 10 makanya ada perbedaan pengecoran dilapangan," jelasnya.
 
Disingung mengenai persoalan tiang listrik yang dalam kondisi condong namun tetap dilakukan Pengecoran apa kah ada perubahan atau Addendum, misno juga membenarkan hal tersebut.
 
"Ya, Kita sudah sarankan kepada perkerja ditiang yang condong tidak di cor, tapi pekerja tetap di cor. Saat ini masih dalam proses perkerjaan, nanti bisa diperbaiki,"ujarnya.
 
diwaktu yang berbeda "Hos" warga kecamatan Rangsang yang juga mengaku sebagai pelaksana lapangan PT CBA, menghubungi awak media dan menjelaskan serta membantah adanya addendum.
 
"Bukan Addendum, Memang dalam RAB kemaren perkerjanya mengunakan manset biasa, kita sebagai pelaksana tepuk tangan jika mengerjakan mengunakan manset khusus, tapi PLN tidak punya duit dan  tidak mau karena harus merubah kontrak dan sebagainya," tutupnya kepada media ini melalui via telfon peribadinya.*** (Rls/Tim/Drm).
 
 
[ Kembali ]
Berita Terkait
Kamis, 25 Juli 2019 | 02:37 WIB
Pemasangan Tiang Listrik PLN Didesa Lukit Terindikasi Kuat Dikerjakan Asal-Asalan.
Kamis, 25 Juli 2019 | 01:29 WIB
Stand PLN ULP Selatpanjang Ikut Mensukseskan MTQ XI Tingkat Kabupaten Tahun 2019.
Sabtu, 13 Juli 2019 | 03:00 WIB
Warga Kecewa, PT RAPP Tak Kunjung Realisasikan Tanaman Kehidupan Di Lukit
Kamis, 11 Juli 2019 | 16:06 WIB
PT. RAPP Selain mencari titik Aman dengan lakukan 2 kali Ganti Rugi Lahan yang sama. Diduga kuat juga Bekerjasama Dengan Kepala Desa Jumilan untuk Serobot Lahan Masyarakat
Rabu, 26 Juni 2019 | 19:16 WIB
Pembukaan Tournamen Takraw di halaman polsek kuantan mudik oleh kapolres kuansing AKBP MUHAMMAD MUSTOFA. Sik. M.Si.
Minggu, 16 Juni 2019 | 07:53 WIB
Permaslahan Dokumen Izin Kilang Sagu Milik Embun Alias Ahwai, Ini Kata Danil.
Sabtu, 15 Juni 2019 | 05:55 WIB
PLN Area Dumai Rayon Selatpanjang Diduga Kerjasama Dengan Oknum Biro Utamakan Layani Kilang Sagu Untuk Mendapat Biaya Dua Kali Lipat Dari Harga Standar PLN.
Senin, 10 Juni 2019 | 06:57 WIB
Wah..... Diduga Selama 6 Tahun Kilang Sagu Dimeranti Kantongi Izin Kadarluarsa.
Sabtu, 25 Mei 2019 | 23:08 WIB
Terkait Dugaan hilangnya 80 Ton Timah dan Royalti untuk Meranti, Ini Kata Kabid DESDM Provinsi Riau.
Kamis, 23 Mei 2019 | 21:17 WIB
PT. Timah Salurkan Dana Program Kemitraan Smester 1 Tahun 2019 Dimeranti.
 
Indeks Berita | Indeks Foto | Indeks Terpopuler | Redaksi
2015 All Rights Reserved | Riau Bangkit