Home / Kuansing

Bupati Kuansing Meminta Turunkan Inspektorat, Melakukan Riksus APBDes Desa Bandar Alai
Penulis: PH Sitompul | Jumat, 17 Mei 2019 | 17:23 WIB Dibaca: 166 kali


TELUK KUANTAN, RIAUBANGKIT.COM- Data terakhir yang dari Dinsos PMD Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing) ada 37 Desa di Kabupaten Kuansing yang belum menyerahkan APBDes. Hal ini tentu saja berdampak mengulur waktu pencairan Dana Desa (DD) ada Alokasi Dana Desa (ADD) Tahap tahun 2019.

 

 

Keterlambatan pencairan Dana Desa (DD) dan Alokasi Dana Desa (ADD) berdampak pada  pemerintahan Desa yang tidak berjalan dengan baik, contohnya seperti gaji aparatur Desa dan pembangunan ditingkat Desa menjadi terhambat dan terbangkalai.

 

Sekretaris Kecamatan Kuantan Tengah, Saprizul sekaligus Penjabat (Pj) Kades Bandar Alai saat dikonfirmasi kepada wartawan, Sabtu (11/05/2019), mengatakan tersendatnya dana APBDes ini diakibatkan karena tidak ditemukan sisa lebih perhitungan anggaran (SiLPA) APBDes pada tahun 2018 yang sebagaimana  mestinya.

 

"Ya, pada masa pemerintahan yang lama sudah ada anggaran pembangunan yang sudah direalisasikan, tapi masih ada juga sisa anggaran yang belum terealisasikan.Kan         semestinya menjadi SiLPA di dalam Rekening Desa." Ujar Saprizul bagaimana dilansir  Sabtu (11/05/2019) Siang.

 

Dikatakan, Saat ia menjadi Pj Kades, dirinya mempertanyakan SiLPA tersebut sebelum penyusunan APBDes, namun SiLPA tersebut hanya ditemukan sebanyak Rp 45 juta saja yang semestinya SiLPA tersebut berjumlah ratusan juta. 

 

Terkait hal ini, ia selaku Pj Kades sudah membuatkan surat kepada Bupati Kuansing untuk meminta agar Inspektorat melakukan pemeriksaan untuk khusus ini(Riksus) dalam penggunaan anggaran Desa Bandar Alai tahun 2018 yang lalu.

 

"Tentu kalau sudah di Riksus oleh Inspektorat kita akan tahu jumlah yang semestinya SiLPA tersebut. Dengan adanya audit khusus tersebut apapun hasilnya maka Kades lama akan mempertanggungkan jawabanya." Ucapnya.

 

Dengan selesainya Riksus dari Inspektorat, ia selaku Pj Kades Bandar Alai berharap bisa melakukan penyusunan APBDes yang merupakan syarat pengajuan dan pencairan DD dan ADD tahap I.

 

Sementara itu Mantan Kepala Desa Bandar Alai insial HY saat dimintai tanggapannya terkait persoalan ini melalui telepon selulernya tidak ada memberikan sepatah katapun tanggapanya atau keterangan terkait persoalan SiLPA Tersebut di masa pemeritahannya.

 

Reporter : K.jailani

[ Kembali ]
Berita Terkait
Kamis, 19 September 2019 | 21:39 WIB
Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Menyatakan Bahwa Pihaknya Siap Berkontribusi Demi Meningkatan Pembangunan Dan Kemajuan Daerah Kuansing
Senin, 16 September 2019 | 00:41 WIB
Kepala SMKN 1 Benai Resmi Melepaskan 126 Siswa/Siswi Yang Praktek Kerja DiLapangan
Jumat, 09 Agustus 2019 | 22:07 WIB
Telah dilaksanakan Apel Siaga Karhutla Rayon 2 di lapangan kantor camat kuantan mudik.
Jumat, 09 Agustus 2019 | 19:12 WIB
Apel Siaga Karhutla Polsek Rayon IV Dalam Rangka Menghadapi Musim Kemarau Di Mapolsek Kuantan Hilir
Senin, 05 Agustus 2019 | 00:52 WIB
Telah Terjadi Kebakaran Hutan Dan Lahan Di Wilkum Polres Kuantan Singingi
Sabtu, 03 Agustus 2019 | 01:44 WIB
Pantai Manado Ramai, WASI Siap Pemecahan 2 Rekor Dunia Selam
Sabtu, 03 Agustus 2019 | 01:39 WIB
WASI Siap Pecahkan Rekor Dunia Selam, Kapolri: Selamat Berjuang!
Selasa, 30 Juli 2019 | 22:16 WIB
Kapolda Riau Irjen Pol Drs. Widodo Eko Prihastopo,MM Melakukan Kunjungan Kerja Polres Kuantan Singingi
Selasa, 23 Juli 2019 | 17:12 WIB
Persiapan Pilkada 2020, Bawaslu Riau Kunker ke Kuansing.
Sabtu, 13 Juli 2019 | 00:28 WIB
MKKS Sub Rayon 1 Kuansing Audiensi ke Atdikbud KBRI Malaysia
 
Indeks Berita | Indeks Foto | Indeks Terpopuler | Redaksi
2015 All Rights Reserved | Riau Bangkit