Home / Kuansing

Bupati Kuansing Meminta Turunkan Inspektorat, Melakukan Riksus APBDes Desa Bandar Alai
Penulis: PH Sitompul | Jumat, 17 Mei 2019 | 17:23 WIB Dibaca: 145 kali


TELUK KUANTAN, RIAUBANGKIT.COM- Data terakhir yang dari Dinsos PMD Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing) ada 37 Desa di Kabupaten Kuansing yang belum menyerahkan APBDes. Hal ini tentu saja berdampak mengulur waktu pencairan Dana Desa (DD) ada Alokasi Dana Desa (ADD) Tahap tahun 2019.

 

 

Keterlambatan pencairan Dana Desa (DD) dan Alokasi Dana Desa (ADD) berdampak pada  pemerintahan Desa yang tidak berjalan dengan baik, contohnya seperti gaji aparatur Desa dan pembangunan ditingkat Desa menjadi terhambat dan terbangkalai.

 

Sekretaris Kecamatan Kuantan Tengah, Saprizul sekaligus Penjabat (Pj) Kades Bandar Alai saat dikonfirmasi kepada wartawan, Sabtu (11/05/2019), mengatakan tersendatnya dana APBDes ini diakibatkan karena tidak ditemukan sisa lebih perhitungan anggaran (SiLPA) APBDes pada tahun 2018 yang sebagaimana  mestinya.

 

"Ya, pada masa pemerintahan yang lama sudah ada anggaran pembangunan yang sudah direalisasikan, tapi masih ada juga sisa anggaran yang belum terealisasikan.Kan         semestinya menjadi SiLPA di dalam Rekening Desa." Ujar Saprizul bagaimana dilansir  Sabtu (11/05/2019) Siang.

 

Dikatakan, Saat ia menjadi Pj Kades, dirinya mempertanyakan SiLPA tersebut sebelum penyusunan APBDes, namun SiLPA tersebut hanya ditemukan sebanyak Rp 45 juta saja yang semestinya SiLPA tersebut berjumlah ratusan juta. 

 

Terkait hal ini, ia selaku Pj Kades sudah membuatkan surat kepada Bupati Kuansing untuk meminta agar Inspektorat melakukan pemeriksaan untuk khusus ini(Riksus) dalam penggunaan anggaran Desa Bandar Alai tahun 2018 yang lalu.

 

"Tentu kalau sudah di Riksus oleh Inspektorat kita akan tahu jumlah yang semestinya SiLPA tersebut. Dengan adanya audit khusus tersebut apapun hasilnya maka Kades lama akan mempertanggungkan jawabanya." Ucapnya.

 

Dengan selesainya Riksus dari Inspektorat, ia selaku Pj Kades Bandar Alai berharap bisa melakukan penyusunan APBDes yang merupakan syarat pengajuan dan pencairan DD dan ADD tahap I.

 

Sementara itu Mantan Kepala Desa Bandar Alai insial HY saat dimintai tanggapannya terkait persoalan ini melalui telepon selulernya tidak ada memberikan sepatah katapun tanggapanya atau keterangan terkait persoalan SiLPA Tersebut di masa pemeritahannya.

 

Reporter : K.jailani

[ Kembali ]
Berita Terkait
Jumat, 14 Juni 2019 | 03:08 WIB
Opsnal Sat Resnarkoba Polres Kuansing Mengamankan Dua Orang Tersangka Pengedar Narkoba
Kamis, 13 Juni 2019 | 06:35 WIB
Hotel kuansing Sangat Memprihatinkan,Dan Masyarakat Mengatakan Hotel Seperti Sarang Hantu
Kamis, 13 Juni 2019 | 05:34 WIB
Apel Konsolidasi Operasi Ketupat Muara Takus Tahun 2019 dan Kegiatan Halal Bihalal Forkopimda Kab.kuansing dalam rangka Hari Raya Idul Fitri 1440 H.
Rabu, 12 Juni 2019 | 01:33 WIB
Warga Minta Bupati Tunda Pembangunan Tugu Adipura,Dikarenakan Kondisi Pasar Yang Semrawut
Rabu, 12 Juni 2019 | 19:02 WIB
Tudingan Terhadap Terobosan H.Halim Dalam Meningkatkan Ekonomi Masyarakat Kuansing Terbantahkan
Selasa, 11 Juni 2019 | 00:24 WIB
9Pemangku Adat Gajah Tunggal Lubuk Jambi, Dijadwalkan Akan Bertemu Pasca Lebaran
Selasa, 11 Juni 2019 | 19:28 WIB
Wabup H.Halim Sidak Kebeberapa OPD Pada Hari Pertama Masuk Kerja
Senin, 10 Juni 2019 | 05:50 WIB
Pendapat Dari Masyarakat Kinerja Polri Dalam Pengamanan Arus Mudiak Ops Ketupat 2019 Di Wilayah Hukum Polres Kuansing
Sabtu, 08 Juni 2019 | 06:51 WIB
Pestifal Tradisi Perahu Baganduang Pada Tahun 2019 Di Topian Muko Louah Kecamatan Kuantan Mudik
Rabu, 05 Juni 2019 | 04:41 WIB
Pemberian Hadiah Lomba takbiran Menyambut 1 Syawal 1440 Hijriah Tahun 2019 Mesehi /Di Kecamatan Kuantan Mudik
 
Indeks Berita | Indeks Foto | Indeks Terpopuler | Redaksi
2015 All Rights Reserved | Riau Bangkit