Home / Meranti

Penerimaan Diklat Pemberdayaan Measyarakt Diduga Ada Pemainan Oknum Dinas Terkait.
Penulis: Admin | Rabu, 01 Mei 2019 | 23:37 WIB Dibaca: 99 kali

Foto Peserta Saat Mengikuti Diklat Pemberdayaan Masyarakat

Yang berlangsung Digedung Afifa Kabupaten Meranti


Meranti Riaubangkit.Com - Diindikasi Ada Permainan dan Dan tidak Sesuai Prosedur SOP Kegiatan Diklat Pemberdayaan Masyarakat tahun 2019 yang ditaja Sekolah Tinggi Ilmu Pelayaran (STIP) Jakarta bekerja sama dengan KSOP Selatpanjang dan Dinas Perhubungan Kabupaten Kepulauan Meranti yang berlangsung Di Lapangan Futsal Afifa Jalan Banglas Kabupaten Meranti. Jum'at 01/05/2019.
 
Dari informasi dan Investigasi Media ini dilapangan terlihat Ratusan Masyarakat kabupaten Meranti dari berbagai daerah sedang mengikuti Program Diklat Pemberdayaan Masyarakat Tahun 2019 tanpa dipungut biaya, Tapi kegiatan dengan jumlah peserta yang telah dibatasi tersebut terindikasi adanya permainan oleh beberapa Oknum Instansi, hingga Hal ini menjadi bola panas dan saling lempar. 
 
Seperti diketahui Program Diklat Pemberdayaan Masyarakat tersebut Dimulai pada tanggal 24/04/2019 itu diikuti oleh masyarakat yang Mendaftar sesuai Prosedur SOP, mulai dari Seleksi Pemberkasan, Cek Kesehatan, Praktek Pemadam Kebakaran,  Praktek Renang dan lain lain. Itu bertujuan untuk mendapatkan Sertifikat Pelayaran. Namun yang menjadi Bomerang saat ini, setelah beberapa hari Program itu Digelar diduga Panitia Penyelenggara Dinas Terkait dan KSOP Selatpanjang menambah kan Peserta Baru Tanpa mengikuti SOP, seperti Pemberkasan,  Cek Kesehatan,  Dan Lain-Lain,  peserta baru diindikasi Hanya untuk mendapatkan Sertifikat Pelayaran saja. 
 
Terkait hal itu salah satu Tim Pengajar bernama Zhulu Alfa saat dikonfirmasi median ini tidak memberikan banyak komentar, dan mengarakan ke Panitia bagian sekretariat penerima Pendaftaran. 
 
"Untuk Maslah itu tanya saja sama Bagian sekretariat, Orang dinas Perhubungan dan KSOP Selatpanjang,  saya hanya pengajar, untuk pendaftaran Saya tidak bisa jawab." ujuar Zhulu Alfa saat dijumpai dilapangan Futsal Afifa Rabu Pagi 01/05/2019.
 
Ditempat terpisah Saiful salah satu  Kabid Dinas Perhubungan Kabupaten Meranti saat di hubungi Via Telpon mengakui tidak mengetahui hal tersebut,  dan mengarahkan ke Kadis Perhubungan dan KSOP Selatpanjang atau Sekretariat yang ada di Afifa.
 
"Kalo untuk masalah itu, agar lebih jelas tanya langsung kepada Kadis Perhubungan, Atau KSOP Selatpanjang, atau tanya di bagian sekretariat penerima Pendaftaran yang Stanby Di Afifa. Saya tidak mengetahui hal tersebut." Ujar Saiful saat Dihubungi Via Telpon Rabu 01/05/2019. 
 
Terkait kejadian yang terindikasi tidak transaran serta diduga kuat Peserta Sisipan Hanya untuk mendapatkan Sertifikat Pelayaran, Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Kepulauan Meranti Dr. Aready berulangkali dihubungi tidak menjawab telpon. hingga berita ini Diterbitkan. (Rls/Drm/Tim).

 

[ Kembali ]
Berita Terkait
Minggu, 16 Juni 2019 | 07:53 WIB
Permaslahan Dokumen Izin Kilang Sagu Milik Embun Alias Ahwai, Ini Kata Danil.
Sabtu, 15 Juni 2019 | 05:55 WIB
PLN Area Dumai Rayon Selatpanjang Diduga Kerjasama Dengan Oknum Biro Utamakan Layani Kilang Sagu Untuk Mendapat Biaya Dua Kali Lipat Dari Harga Standar PLN.
Senin, 10 Juni 2019 | 06:57 WIB
Wah..... Diduga Selama 6 Tahun Kilang Sagu Dimeranti Kantongi Izin Kadarluarsa.
Sabtu, 25 Mei 2019 | 23:08 WIB
Terkait Dugaan hilangnya 80 Ton Timah dan Royalti untuk Meranti, Ini Kata Kabid DESDM Provinsi Riau.
Kamis, 23 Mei 2019 | 21:17 WIB
PT. Timah Salurkan Dana Program Kemitraan Smester 1 Tahun 2019 Dimeranti.
Selasa, 21 Mei 2019 | 19:30 WIB
Wah... Menjadi Bola Panas Dimeranti Saling Lempar, Terkait Misteri Hilangnya 80 Ton Timah Batangan.
Kamis, 16 Mei 2019 | 15:05 WIB
Bawanslu Meranti Terkesan Lamban dalam Mendalami Dugaan Money Politik Caleg Dapil IV Dimeranti.
Kamis, 09 Mei 2019 | 22:22 WIB
PT. Timah Tbk Gelar Sosialisasi Beasiswa PPDB dimeranti.
Senin, 06 Mei 2019 | 11:51 WIB
Menyambut Bulan Romadhan dan HUT Ke-3 Tahun, DPW-PPI Meranti Gelar Syukuran.
Jumat, 03 Mei 2019 | 00:33 WIB
Diduga Tuntutan JPU Tidak Sesuai BB, Dan Tidak Terima Putusan Hakim, Terdakwa Kasus Narkoba Ajukan Banding.
 
Indeks Berita | Indeks Foto | Indeks Terpopuler | Redaksi
2015 All Rights Reserved | Riau Bangkit