Home / Rohul

Pengelolaan Keuangan BUMDes Sri Rejeki Capai Rp18,9 M dengan SHU Rp210 Juta
Penulis: Hendra Ambarita | Rabu, 13 Maret 2019 | 18:39 WIB Dibaca: 26 kali

Bupati Rohul, foto bersama pengurus BUMDes Sri Rejeki dan Kades Pasir Luhur dalam acara MPTB sekaligus peresmian kantor BUMDes Sri Rejeki, Sabtu (23/2/2019).


Kunto Darussalam, RiauBangkit.com- Bupati Rokan Hulu (Rohul) H Sukiman, menghadiri Musyawarah Pertanggungjawaban (MPTB) sekaligus meresmikan kantor Badan Usaha Milk Desa (BUMDes) Sri Rejeki di Desa Pasir Luhur, Kecamatan Kunto Darussalam, Kabupaten Rohul, Riau.

Bupati mengapresiasi para pengurus yang sudah mengelola BUMDes Sri Rejeki dengan baik. Hal itu juga dinilai tidak terlepas dari tingkat kedisiplinan dan tingkat kesadaran masyarakat dalam melaksanakan kewajibannya.

"Dibandingkan dengan desa-desa lainnya, BUMDes Sri Rejeki ini sudah bagus. Ini menunjukkan Pemerintah Desa (Pemdes) pengurus BUMDes Sri Rejeki dan masyarakat kompak untuk yang terbaik dalam membangun desa, bahkan di desa lain bukannya naik tapi malah menurun terus. Itu tidak perlu dicontoh", kata Bupati Rohul Sukiman, usai meresmikan kantor BUMDes Sri Rejeki yang ditandai dengan pengguntingan pita, Sabtu (23/2/2019).

Sementara, Direktur BUMDes Sri Rejeki Anandar Dianto, menyampaikan diakhir tahun 2018 peredaran dan perputaran pengelolaan keuangan BUMDes yang bergerak di bidang ekonomi mikro dan Simpan Pinjam mencapai Rp18,9 miliar dengan Sisa Hasil Usaha (SHU) Rp210 juta.

Pendapatan BUMDes melalui jasa pinjaman, sebutnya berjumlah 1,5 persen per bulan atau 18 persen per tahun dengan modal awal Rp250 juta. Melalui PPD kemudian mendapatan dana tambahan Rp160 juta di bulan Agustus tahun 2008.

"Untuk modal pinjaman dari asosiasi Rp50 juta. Simpanan BUMDes Sri Rejeki saat ini yang sudah digulirkan dana pinjaman modal kerja kepada nasabah mencapai Rp6.484.096.600, kemudian pinjaman konsumtif Rp7.605.030.333", sebut Anandar Dianto.

Dia mengkalkulasikan, kini BUMDes Sri Rejeki memiliki kas modal kerja Rp188, 282 juta, kas konsumtif Rp124,720 juta, kas brilink Rp39.267.000, kas depot Rp2 ribu, kas kebun Rp5 ribu, bank BRI Rp388.286, rek giro Rp115.482.864, rek bank Riau Rp2.495.514, pinjaman/ piutang MK Rp240.447.324, pinjaman/ piutang konsumtif Rp1.354.200.679, hutang pihak lain (BRI link) Rp3 juta, hutang pihak lain (asosiasi) Rp62.081.000.

Lalu, hutang modal desa Rp410 juta, hutang penyertaan modal desa Rp100 juta, akumulasi laba hingga bulan berjalan unit SP Rp167.514.217, akun laba sampai bulan berjalan unit depot Rp21.945.376, akun laba sampai bulan berjalan unit Kebun Rp7.136.000 dengan total jumlahnya kini mencapai Rp196.595.593.

Disamping itu, Kepala Desa (Kades) Pasir Luhur Soleman, dalam kesempatan itu mengatakan bahwa pembangunan gedung BUMDes Sri Rejeki merupakan pembangunan hasil padat karya tahun 2018 lalu.

Untuk pengembangan BUMDes, Pemdes Pasir Luhur memberikan penyertaan modal ke BUMDes dari Dana Desa (DD) tahun 2018 senilai Rp100 juta.

"Sehingga BUMDes ini pada MPTB tahun buku 2018 sudah mendapatkan SHU berkisar Rp210 juta. BUMDes Sri Rejeki bergerak di usaha ekonomi mikro dengan beberapa unit usaha diantaranya, simpan pinjam, BRI link, depot air isi ulang, pembelian lahan untuk kebun kelapa sawit sebagai aset BUMDes, serta unit usaha tani yang menyediakan berbagai alat-alat pertanian seperti herbisida, insektisida dan Pupuk", ucap Soleman.

Selain inovasi membangun kantor baru BUMDes Sri Rejeki dari sumber anggaran DD senilai Rp243.690.000, Pihaknya bersama pengurus BUMDes kedepan memastikan akan terus berinovasi membuka unit usaha baru. Sebab menurutnya, semakin banyak unit usaha, berdampak pada pembukaan lapangan kerja dan menggali potensi-potensi desa.

"Kita akan terus berinovasi kembangkan rencana peternakan sapi, usaha desa tersebut akan meningkatkan ekonomi desa untuk menjadikan Desa Pasir Luhur sebagai sentra produksi daging kedepan", tandas Kades Pasir Luhur Soleman, dihadapan Setda Abdul Haris, Ketua TP PKK Hj Peni Herawati, Ketua DWP Hj Neti Herawati, kepala DPMPD Margono, Upika Kunto Darussalam, sejumlah Kades, tokoh masyarakat dan ratusan masyarakat pemanfaat BUMDes.*End

[ Kembali ]
Berita Terkait
Kamis, 07 Maret 2019 | 19:22 WIB
KUD Intan Makmur Pilot Project Program Peremajaan Sawit Rakyat
Rabu, 20 Maret 2019 | 18:26 WIB
Bupati: Yang Paling Penting dari Program adalah Pelaksanaannya
Rabu, 20 Maret 2019 | 17:19 WIB
Dirops: Kita Jadikan PTPN V Lebih Big and Beautiful
Kamis, 14 Maret 2019 | 21:13 WIB
Manajer, Asum dan Askep di Sei Tapung Group Jalani Pisah Sambut
Rabu, 13 Maret 2019 | 18:39 WIB
Pengelolaan Keuangan BUMDes Sri Rejeki Capai Rp18,9 M dengan SHU Rp210 Juta
Senin, 11 Maret 2019 | 21:50 WIB
Tuan Dahnil Malik Diharapakan Bisa Bawa Nuansa Baru Kembangkan Adat Melayu
Sabtu, 09 Maret 2019 | 19:01 WIB
K Sihotang Mengidap Penyakit Jantung
Sabtu, 02 Maret 2019 | 04:35 WIB
Pelaku Togel Online di Ujung Batu Diringkus
Selasa, 26 Pebruari 2019 | 06:46 WIB
Penyelesaian Kantor Dinas Sosial PPPA Akan Diusulkan Pada APBD- P
Rabu, 20 Pebruari 2019 | 19:55 WIB
Disparbud Akan Buat Buku Sejarah Syekh Abdul Wahab Rokan
 
Indeks Berita | Indeks Foto | Indeks Terpopuler | Redaksi
© 2015 All Rights Reserved | Riau Bangkit