Home / Meranti

Wabup Meranti Tinjau Kebakaran Lahan di Desa Tj. Pranap, Api Sudah Tak Terlihat Namun Asap Tebal Masih Mengepul
Penulis: Admin | Senin, 04 Maret 2019 | 02:42 WIB Dibaca: 21 kali

Wabup Meranti Drs H Said Hasyim M.Si

saat Tinjau Kebakaran Lahan di Desa Tj. Pranap, 


Meranti Riaubangkit.com- Wakil Bupati Kepulauan Meranti H. Said Hasyim didampingi Kelaksa BPBD Meranti Drs. Edi Afrizal M.Si mengunjungi lokasi kebakaran lahan di Desa Tanjung Pranap dan Mengkikip Kecamatan Tebing Tinggi Barat, Jumat (1/3/2019).
 
 
Tutut juga bersama rombongan Wakil Bupati, Kepala Bagian Tata Pemerintahan Jhon Hendri, Kepala Desa Tanjung Pranap Aswandi, Kasubag Bagian Humas dan Protokol dan masyarakat peduli api.
 
 
Dalam kunjungannya dilokasi kebakaran Wakil Bupati mendapati puluhan Hektar lahan milik masyarakat di dua Desa yakni Desa Tj. Pranap dan Desa mengkikip hangus dilalap si jago merah. Tampak asap tebal masih mengepul dari tanah gambut yang sudah menghitam akibat dilalap api. Meski secara kasat mata api sudah tak terlihat namun dari keterangan para petugas dilapangan kondisi lahan saat ini masih belum dapat dikendalikan sepenuhnya karena karakter dari lahan gambut menyimpan bara api dan sewaktu-waktu jika ditiup angin dapat kembali berkobar.
 
 
Dari pantauan sementara pihak BPBD Meranti, jumlah lahan masyarakat disekitar lokasi kebakaran mencapai 300 Hektar, dari jumlah itu puluhan Hektar lahan yang sebagian besar milik masyarakat sudah dilalap oleh si jago merah. Kebakaran sendiri terjadi mulai hari Senin lalu disalah satu lahan milik warga, kuat dugaan kebakaran dipicu oleh aktifitas pembukaan lahan dengan cara membakar (Merun), namun akibat kondisi cuaca panas yang cukup ekstrik ditambah lagi tiupan angin yang cukup kuat akhirnya kebakaran menjadi tak terkendali. 
 
 
Sejauh ini belasan petugas dari BPBD Meranti dibantu, Petugas Kepolisian dan TNI serta masyarakat peduli api (MPI), masih terus standbye dilokasi untuk mengantisipasi munculnya api dengan peralatan seadanya.
 
 
"Kalau petugas sudah berada dilokasi sejak Senin lalu dan sampai malam nanti akan terus standbye untuk mengantisipasi munculnya api, sebab untuk kebakaran lahan gambut meski api sudah tak terlihat belum dapat dikatakan kebakaran sudah aman atau terkendali, bisa karena tiupan angin tiba-tiba api kembali menyala " jelas Kalaksa BPBD.
 
 
Lebih jauh disampaikan Kalaksa BPBD Meranti, kejadian ini sudah dikoordinasikan dengan pihak BPBD Provinsi Riau, sejak beberapa hari terakhir Helycopter pengangkut Bom Air telah dikerahkan oleh BPBD Provinsi Riau untuk membantu pemadaman.
 
 
Menyikapi kejadian itu, Wakil Bupati Kepulauan Meranti H. Said Hasyim terus mengingatkan masyarakat untuk tidak membuka lahan dengan cara membakar apalagi ditengah kondisi cuaca panas ekstrim saat ini. Dikatakan Wabup membakar lahan yang berpotensi menyebabkan kebakaran besar dapat dikenakan sanksi pidana. Agar kejadian serupa tidak terjadi lagi ia meminta kepada warga agar berhati-hati andai kata mendapati kebakaran lahan yang disebabkan oleh faktor alam Wabup juga mengajak masyarakat untuk Pro Aktif membantu pemadaman agar kebakaran tidak semakin meluas dan mengantisipasi munculnya korban jiwa.
 
 
Dari pantauan media akibat kebakaran itu, asap tebal yang terbawa angin cukup menggangu pernapasan dan penglihatan untung saja arah angin mengarah kelaut jika mengarah kedarat dapat dipastikan dua Desa yakni Tj. Pranap dan Mengkikip akan dikepung asap tebal.*** (Rls/Drm)
[ Kembali ]
Berita Terkait
Kamis, 16 Mei 2019 | 15:05 WIB
Bawanslu Meranti Terkesan Lamban dalam Mendalami Dugaan Money Politik Caleg Dapil IV Dimeranti.
Kamis, 09 Mei 2019 | 22:22 WIB
PT. Timah Tbk Gelar Sosialisasi Beasiswa PPDB dimeranti.
Senin, 06 Mei 2019 | 11:51 WIB
Menyambut Bulan Romadhan dan HUT Ke-3 Tahun, DPW-PPI Meranti Gelar Syukuran.
Jumat, 03 Mei 2019 | 00:33 WIB
Diduga Tuntutan JPU Tidak Sesuai BB, Dan Tidak Terima Putusan Hakim, Terdakwa Kasus Narkoba Ajukan Banding.
Rabu, 01 Mei 2019 | 00:43 WIB
Beberapa Kasua Dugaan Korupsi Sampai Saat Ini Belum Ditemui Titik Terang.
Rabu, 01 Mei 2019 | 23:37 WIB
Penerimaan Diklat Pemberdayaan Measyarakt Diduga Ada Pemainan Oknum Dinas Terkait.
Sabtu, 27 April 2019 | 22:27 WIB
Puluhan Ton Timah Batangan Milik PT WPJ Ditopang Diduga Hilang: Kades Sebut Camat & Mantan Kadistamben
Rabu, 24 April 2019 | 14:50 WIB
Kades Lukun Tidak Terima Tuduhan Yang Dilontarkan Humas PT.NSP Tanpa Bukti.
Minggu, 07 April 2019 | 06:02 WIB
Diduga Pembalakan Liar Oleh PT.NSP Mengatasnamakan Masyarakat. Ini Kata Ketua DPRD Meranti.
Minggu, 07 April 2019 | 04:42 WIB
Terkait PT.NSP Mengarap Kayu Hutan Mengatasnamakan Masyarakat. Ini Kata Gubernur Riau.
 
Indeks Berita | Indeks Foto | Indeks Terpopuler | Redaksi
2015 All Rights Reserved | Riau Bangkit