Home / Pekanbaru

Ingot Enggan Targetkan Retribusi Tera
Penulis: Patar Simanjuntak | Selasa, 19 Pebruari 2019 | 01:30 WIB Dibaca: 81 kali

Ingot Ahmad H


 

Pekanbaru, RBC - Dinas Perindustrian dan Perdagangan (DPP) Kota Pekanbaru belum mampu menargetkan Pendapatan Asli Daerah ( PAD ) dari kegiatan tera dan tera ulang terhadap alat ukur di seluruh kegiatan  perdagangan tahun lalu. Tahun ini (2019, red) untuk sementara PAD yang diharapkan dari kegiatan tera dan tera ulang hanya sekitar Ro400 juta. Demikian disampaikan Ingot Ahmad Hutasuhut Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (DPP) Kota Pekanbaru kepada www.riaubangkit.com (19/2/2019) di Kantor DPP Pekanbaru. 

Lebih lanjut Ingot mengatakan, setelah keluarnya aturan tentang pelimpahan kewenangan pengelolaan tera dan tera ulang alat ukur ke kabupaten dan kota, untuk tahun ini. Pemerintah Kota Pekanbaru melalui DPP Pekanbaru  belum berani menetapkan target PAD dari kegiatan tera dan tera ulang alat ukur. Dengan alasan bahwa kegiatan pemungutan tera ini baru tahun ini diberlakukan devenitif. Makanya DPP Pekanbaru memperkirakan PAD yang dapat dikumpulkan itu, hanya sekitar 400 juta rupiah.

 " Setelah adanya pelimpahan kewenangan, Kita belum berani, menetapkan target PAD tera dan tera ulang alat ukur. Berhubung Perda Tera dan tera ulang alat ukur ini baru diberlakukan devenitif tahun ini. kita hanya memperkirakan PAD-nya sekitar 400 juta rupiah. Setelah itu nantinya, baru kita berani menetapkan target". ujar Ingot.

Sementara, ketika www.riaubangkit.com menyinggung berapa target seluruh PAD yang akan diserap oleh DPP Pekanbaru tahun 2019?. Dengan santai Mantan Kabag Humas ini menyebutkan hanya sekitar Rp 1,6 miliar.  Target itu menurutnya ada peningkatan setelah disyahkannya Perda tera dan tera ulang alat ukur itu. 

"Target seluruh PAD DPP Pekanbaru tahun 2019 sekitar Rp 1,6 miliar. Target PAD ini meningkat setelah adanya sumber PAD baru dari Perda tera dan tera ulang alat ukur", ujar Ingot. 

Yang penting menurut Ingot, bahwa salah satu bukti dan komitmen dari Pemerintah Kota Pekanbaru untuk melindungi para konsumen itu adalah Pemerintah Kota Pekanbaru salah satu daerah yang dapat meraih prestasi berupa Piagam dari Menteri Perdagangan Republik Indonesia tanggal 19 November 2018 lalu sebagai Daerah Tertib Ukur.  Tentunya dengan raihan prestasi itu, DPP Pekanbaru melihat bahwa hak-hak dari masyarakat  selaku konsumen telah terlindungi,  dan Pemko Pekanbaru tidak hanya berorienrasi kepada PAD. 

" Kita sudah meraih Perhargaan dari Menteri Perdagangan sebagai Daerah Tertib Ukur. Namun, itu artinya Hak-hak masyarakat selaku konsumen juga telah terlindungi dan terjamin serta kita juga tidak hanya berorientasi kepada PAD semata", ungkap Ingot. ( Patar Simanjuntak )

[ Kembali ]
Berita Terkait
Rabu, 27 Pebruari 2019 | 17:08 WIB
Terlibat Dalam Pemalsuan SKGR, Hinsatopa Simatupang Divonis 6 Bulan Penjara
Selasa, 19 Pebruari 2019 | 01:30 WIB
Ingot Enggan Targetkan Retribusi Tera
Senin, 18 Pebruari 2019 | 17:26 WIB
Perempuan Berjuang di Pileg 2019
Jepta Sitohang dan Epita Lumban Gaol Diberangkatkan Lewat Doa
Sabtu, 16 Pebruari 2019 | 00:08 WIB
Meskipun Kondisi Kantor Walikota Pekanbaru di Tenayan Raya Belum Siap,
Kabag Humas Tetap Pindah
Rabu, 13 Pebruari 2019 | 14:30 WIB
Toro Korban Kriminalisasi Pers Bupati Bengkalis
Pers Jangan Gentar Lawan Korupsi
Minggu, 10 Pebruari 2019 | 23:08 WIB
PUPR Pekanbaru Benahi Keasrian Lingkungan Kompleks Perkantoran Tenayan Raya
Senin, 28 Januari 2019 | 22:11 WIB
Balai Benih Induk (BBI) Padang Marpoyan Pekanbaru Menjadi Destinasi Agrowisata Baru di Pekanbaru
Kamis, 24 Januari 2019 | 18:44 WIB
Tahun ini, Dinas PUPR Perbaiki Jalan Darma Bakti
Senin, 17 Desember 2018 | 03:01 WIB
Tampil Memukau, Rombongan Pawai Ta’aruf Meranti Siap Jadi Juara Pada MTQ Ke-37 Tingkat Provinsi Riau
Rabu, 05 Desember 2018 | 16:49 WIB
Aktivis PP GAMARI Harap Kedatangan Presiden Jokowi Bisa Perjelas Kasus TIPIKOR Proyek Drainase Paket B yang Ditangani KEJARI Pekanbaru
 
Indeks Berita | Indeks Foto | Indeks Terpopuler | Redaksi
© 2015 All Rights Reserved | Riau Bangkit